Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Jika ajakan Gita itu mampu membuat Mahendra bergerak, maka kesempatan bagus berada dalam genggaman Savita. Di rumah itu, mereka memiliki ruang tengah ada dua. Satu di lantai dua bergabung dengan ruang keluarga dan satu di bawah. Dan Mahendra dengan bodohnya menggunakan ruangan yang di bawah. Ruangan tengah itu masih terlihat jelas di depan kamarnya. Sebab kamar tamu yang ada di rumah itu strategis lokasinya. “Aku nggak lapar, Gita,” jawaban Mahendra terdengar ketus.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai rumah dilan dimana
Baca
+Pustaka
Ditinggal di Pelaminan

Ditinggal di Pelaminan

“Sekarang jadi selingkuhan itu profesi yang membanggakan, ya?” Luna mengangkat dagunya dan berkata, “Yang tidak dicintai, dialah selingkuhan.” Pada saat itu, lantai tiba-tiba berguncang. “Gempa bumi!” teriak seseorang. Candra yang sedang mengantre obat langsung berlari ke arah kami, menarik lengan Luna dan buru-buru mengajaknya lari keluar. Luna dengan panik mengingatkannya, “Kak, bayinya…”
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai rumah dilan dimana
Baca
+Pustaka
Hajatan di Rumah Ibu

Hajatan di Rumah Ibu

Namun, aku tidak bertanya, tidak juga berkomentar. “Kamu nggak ke rumah Ibumu?” Bu Marni bertanya, nadanya seperti menyindir. “Saya baru pulang dari sana, nih. Dikasih ini. Di sana lagi ada hajatan besar. Ibumu sampai motong kambing beberapa ekor,” Aku mendadak terdiam. Hajatan? Apa maksudnya? Aku belum mendengar kabar apapun. Padahal, Ibu hanya tinggal di kampung sebelah, tak terlalu jauh dari sini.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai rumah dilan dimana
Baca
+Pustaka
OM SERING KE RUMAH KALAU MALAM

OM SERING KE RUMAH KALAU MALAM

Rumah itu terletak di pinggir jalan raya, dan bukan termasuk komplek perumahan. Dinda tersenyum sambil mengusap kepala Windi dengan penuh kasih sayang. Windi mengangguk. Pandangan matanya sendu. Orang tua Dinda, Via, dan Chandra yang ikut membantu proses beres-beres rumah berpandangan.
1024.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 869 kali sebagai rumah dilan dimana
Baca
+Pustaka
Nyonya, Suamimu Bukan Pria Lemah!

Nyonya, Suamimu Bukan Pria Lemah!

Ia tak sudi lagi menjadi pria pengalah yang bisa diinjak-injak dignity dan harga dirinya. ​Beberapa puluh menit kemudian, motor tua Dilan memasuki pekarangan rumah berarsitektur modern milik keluarga istrinya. Ia memarkirkan motornya tepat di pelataran depan, lalu melangkah mantap menyusuri teras. ​Tanpa ragu sedikit pun, Dilan mendorong pintu depan yang tidak terkunci dan melangkah masuk ke dalam area ruang makan.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai rumah dilan dimana
Baca
+Pustaka
Mimpi Kelam Lilian

Mimpi Kelam Lilian

Tak dipungkiri ia merindukan suasana kebersamaannya dengan Edith dan rumahnya. "Duduklah." Jaden menunjuk meja makan kecil di sebelah mini bar dapur. Lilian tak langsung duduk. Ia tanpa sadar mulai menjelajahi ruangan sekitar dapur dan ruangan santai yang sekarang telah berganti menjadi ruang TV yang modern dan minimalis. "Apa yang kau cari?" suara Jaden dari belakang mengagetkannya seketika. "T ... tak ada," jawab Lilian gugup.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai rumah dilan dimana
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Antagonis

Terjerat Pesona Antagonis

ujar Kaluna sambil menekan kata-katanya di akhir. "Ng, itu-" "Kamu tau ruang keluarganya Liliana, itu di belakang kamu. Kan, udah sering bolak-balik ke sini, pasti hafal dong, sama ruangan di rumah ini," meski diucapkan sambil tersenyum, nada penuh sindiran itu tidak berusaha Kaluna tutupi.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai rumah dilan dimana
Baca
+Pustaka
Aku Menyerah, Mas!

Aku Menyerah, Mas!

Dari kejauhan sudah terdengar canda tawa suami serta anak-anak, dan mereka segera berjalan menghampiri diriku untuk bersalaman, lalu segera santap pagi bersama-sama. *** "Sayang, aku mau nanya sesuatu boleh?" Dilan berujar pelan ketika kami sedang duduk berdua di teras rumah. Kebetulan hari ini Dilan mendapatkan jatah libur dan rencananya kami akan jalan-jalan ke puncak nanti. "Nanya apa, kayaknya serius banget?" Aku menatap penasaran. "Memangnya kamu sering ketemuan sama Gunawan?"
1098.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai rumah dilan dimana
Baca
+Pustaka
DINAR

DINAR

jawab dinar mereka sudah sampai diruangan depan, ternyata dibagian depan rumah itu sangat besar dan luas, semua sisi terlihat dari sana, semua mengarah kelorong-lorong kecil yang berisi banyak kamar, didepannya juga terlihat kaca besar yang menuju lautan, sungguh view yang sangat bagus sama seperti villa baru mereka "hm..menurutmu, lorong mana yang harus kita tuju duluan wakil rayyan?" tanya dinar bingung karena ada 4 lorong disana, 1 sudah mereka lewati, tinggal 3 lagi yang belum,
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai rumah dilan dimana
Baca
+Pustaka
KARMA

KARMA

Dila pun menurut. "Ya Allah, aku jadi nggak enak sama kamu, Mas. Maaf ya ngerepotin." "Nggak apa-apa, Dil. Kamu sama sekali nggak ngerepotin. Silahkan," ujar Reyhan. *** "Yang mana kamar Gara, Dil?" Reyhan bertanya sesampainya di dalam rumah. "Tidurin di kamar aku aja, Mas." Dila menunjuk kamarnya yang tepat berada di depan Reyhan.
9.7204.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai rumah dilan dimana
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Widya Vitaloka
Thor cerita ny jangan dbelit belitkan pake ada art baru lagi, mau cerita nya yg indah indah saja ya Thor biar cepat tamat nya. udah 1 tahun lebih Lo novel ni gak kelar. dari saya lahiran mpe umur anak saya 1 tahun. jangan tambah di lamain ya Thor, di habisin cepet aj cerita ny, indah hidup bahagiaaa
Yen Lamour
Ceritanya bagus, setiap perbuatan pasti akan ada balasannya, semangat terus ya kak thor ^^ izin numpang promo ya, ada yg suka mafia romance? Yuk mampir juga ke tempatku. Siapa tahu ada yg suka. Terima kasih ya kak thor & kakak semuanya ^_^
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status