Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Yang Tersakiti

Istri Yang Tersakiti

"Iya, alhamdulillah aku memang tidak pernah kemana-mana. Tidak pernah tertarik untuk berganti tempat kost karena sudah nyaman sama ibu kost-nya juga. Alhamdulillah juga karena hal ini kita bisa bertemu lagi. Jadi sekarang kamu jangan panik dan tenang. Ceritakanlah apa yang membuatmu sampai di sini. Aku akan mendengarkan dan tidak akan memvonis kamu benar ataupun salah. Aku murni akan menjadi pendengar karena segala keputusan nanti kembali kepadamu. Jadi ceritakanlah." Moza melepaskan pelukannya. Dari dulu sampai sekarang Amelia adalah tempat berbagi yang nyaman. "Terima kasih sebelumnya ya, Mel kamu mau membukakan pintu untuk aku." Amelia tersenyum. "Iya, sama-sama. Ayo sekarang ceritakanlah
1076.3K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as rumah kost amelia
Read
+Library
Mantan Istri Tuan CEO yang Berkuasa

Mantan Istri Tuan CEO yang Berkuasa

Dia mengedarkan pandangan lagi, tapi tetap tidak melihat tanda-tanda adanya area perumahan. “Nona, Anda cucu satu-satunya Keluarga Uno. Perumahan bukan tempat Nona,” sahut Amelia menyiratkan jawaban tidak untuk pertanyaan Gauri. Gauri menelan ludah. “Di sini hanya ada apartemen, bukan? Dan, kawasan elit, Amelia,” keluh Gauri. “Nona, apakah kalimat pertama saya kurang jelas?” tanya Amelia dengan datar. Lalu, Amelia kembali fokus pada ponselnya.
9.964.3K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as rumah kost amelia
Read
+Library
CEO Lumpuh Mengejar Cinta Sang Perawat

CEO Lumpuh Mengejar Cinta Sang Perawat

"Nih uang buat Mama, sisanya aku tabung. Sekarang aku mau mandi dulu, terus pergi dengan teman." "Hey, Mel-! Baru saja datang kok pergi lagi, pulang jam berapa nanti?" "Kalau kemalaman paling nginap di kost-an temanku, sudahlah 'Ma, aku 'kan sudah dewasa!" teriak Amelia menghilang ke belakang. Akhinya Nyonya Ella cuma diam, membuka amplop berisi uang lima juta. Wow-! Binar matanya berubah cerah. Dalam dua minggu anaknya bekerja sudah bisa menghasilkan gaji sebanyak itu.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as rumah kost amelia
Read
+Library
Ternyata Kaya Tujuh Turunan

Ternyata Kaya Tujuh Turunan

“Mau balik aja ke kontrakan? Tapi nggak ada siapa-siapa.” Pagi-pagi sekali Bang Ucok sudah keluar. Katanya dia ada janji dengan Amelia. Mereka akan kembali mencari apartemen karena sampai sekarang gadis itu masih belum menemukan apartemen yang cocok. Bang Ucok sampai curiga kalau Amelia tidak benar-benar sedang mencari apartemen. Tapi kalau begitu kenapa Amelia mau menghabiskan akhir pekan untuk berkeliling tanpa alasan?
9.31.7M viewsCompletedAdded to Library 64.8K Times as rumah kost amelia
Show Reviews (379)
Read
+Library
Iana Marco
Thooor... Extra part, please?! ... Baca sampai ending sambil nyari² adegan hukuman buat Reizi. Leon yg colak-colek aj dapat hukuman, masa Reizi yg berbuat lebih parah ngga ... Trus kan ada disebutin tuh waktu Calya ngobrol sama Narendra, Calya sendiri yg mau hukum Reizi. Pasti seru tuh .........
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Read All Reviews
Terjerat Pernikahan Kilat dengan Sang Miliarder

Terjerat Pernikahan Kilat dengan Sang Miliarder

kata Amel dengan ragu-ragu. "Sekarang kami punya rumah dengan dua kamar tidur dan satu ruang tamu di lantai 14. Jendelanya menghadap ke utara dan selatan. Harganya 24 juta per meter persegi dan luasnya 89 meter persegi," kata pria itu sambil mencari gambar contoh rumah yang dia maksud. Amel melihat gambar itu dengan saksama. Dia merasa rumah itu cukup bagus. "Aku lihat Amarilis ini belum selesai dibangun. Kapan rumah itu akan siap?"
9.326.7K viewsCompletedAdded to Library 828 Times as rumah kost amelia
Read
+Library
Rumah Atmaja

Rumah Atmaja

“Oh ya, cantik sekali. Cocok sama Mas Ricky yang ganteng,” “Loh, Bu Lily jadi calonnya Pak Ricky?” Seorang ibu tiba-tiba menyeletuk. Oh tidak! Itu kan ibunya Amelia? Aduh gawat. “Eh, Bu Tika. Amel sekarang kuliah dimana, Bu?” Aku berusaha mengalihkan pertanyaannya. “Di Semarang, Bu. Ngambil ilmu gizi. Wah, nanti Amelia pasti seneng kalau tahu Bu Lily sebentar lagi mau nikah,” Niat hati mau mengelak justru malah terjebak.
1019.8K viewsCompletedAdded to Library 513 Times as rumah kost amelia
Read
+Library
Rumah Ramaria

Rumah Ramaria

Kami semua tertawa dan Fadhil memeluk tunangannya itu. “Gue mau taruh di Maps, lokasi rumah kalian, gue tulis ya Rumah Rama & Maria,” kata Fadhil merogoh sakunya dan mengambil ponsel. “Dhil, aku sama Rama udah punya sebutan untuk rumah kami.” Maria memeluk pinggangku. “Namanya Rumah Ramaria.” Fadhil dan Caca saling bertatapan, kemudian Fadhil berkata, “keren, pas banget namanya.”
104.4K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as rumah kost amelia
Read
+Library
Gadis Tanpa Mata Batin

Gadis Tanpa Mata Batin

pikirnya sambil menatap layar ponsel. Namun, di tengah guliran layar aplikasi, sebuah iklan dengan judul besar mencuri perhatiannya: "Kost Putri. Fasilitas lengkap. Kamar mandi dalam. Harga terjangkau: Rp400.000 per bulan!" Mina tidak bisa menahan rasa penasaran. Ia segera menghubungi nomor yang tertera. Pemilik kost, seorang wanita bernama Bu Diah, menjawab telepon dengan suara ramah.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as rumah kost amelia
Read
+Library
Rumah Risa

Rumah Risa

Tawaran ini datang pada saat yang sangat tepat setelah kehilangan pekerjaan di kota dan menghadapi kesulitan finansial yang mendalam. Surat tersebut berisi detail pekerjaan yang tampak seperti janji untuk stabilitas. Rumah yang dimaksud, yang disebut “Rumah Keluarga Wijaya,” terletak di tepi kota yang jauh dari keramaian. Laras, meskipun sedikit merasa cemas, melihat ini sebagai kesempatan yang tak bisa dilewatkan. Dia meneguk secangkir teh hangat sambil memikirkan apa yang akan terjadi jika dia menerima tawaran ini.
10963 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as rumah kost amelia
Read
+Library
KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

“Terima kasih. Hari yang sempurna untuk bersantai.” Amelia menggandeng tangan suaminya, mata berbinar. “Aku tidak percaya tempat seindah ini hanya dua dolar.” Mereka memilih pondok paling ujung, sedikit tersembunyi oleh semak tropis dan dekat dengan batu karang. Pondok itu sederhana namun bersih, dengan dua kursi malas, meja kayu kecil, dan atap rumbia yang meneduhi dari matahari.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as rumah kost amelia
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status