Pembalasan Istri Kumal
Wanita itu adalah tetangga Kila sendiri, melihat Kila pulang di subuh dini hari, wanita bernama mbah Sumi itu menyapanya lebih dulu.
Kila menangis saat di tanyai, namun mbah Sumi justeru merengkuh tubuh kecil wanita itu dan membawanya ke dalam rumah wanita tua itu. Kila duduk di ruang tamu, rumah kecil yang hanya berdinding anyaman bambu itu justeru terada hangat di hati Kila. Selama ini dia tak pernah mau menyapa mbah Sumi, bahkan sekedar tersenyum saat bertemu saja Kila merasa enggan.
"Minum dulu nduk." Mbah Sumi menyidorkan secangkir teh hangat pada Kila.