Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perpisahan yang Kutandatangani

Perpisahan yang Kutandatangani

Tatapan itu penuh rasa waspada. "Kamu ngapain ke sini?" "Perjanjian cerai sudah jelas. Pembagian harta juga adil. Kita seharusnya nggak ada urusan lagi. Masih ada apa lagi?"
8.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai saat kita berpisah
Baca
+Pustaka
BAHAGIA SETELAH BERPISAH

BAHAGIA SETELAH BERPISAH

Bahagia setelah berpisah 1 ** "Mas, beras habis," ucapku pada suamiku yang sedang asyik memainkan gawainya. "Loh kok cepat sekali," kata nya santai. "Ya ialah inikan sudah mau akhir bulan. Dua hari lagi akhir bulan. Sekalian belikan semua kebutuhan buat keperluan dapur. Sudah pada habis," kataku memberikan dia catatan. Dia mengambilnya dengan kasar.
10124.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai saat kita berpisah
Baca
+Pustaka
Karma Mantan Suami Usai Kami Bercerai

Karma Mantan Suami Usai Kami Bercerai

Yang Terlupakan --- “Yang memisahkan sebuah hubungan bukanlah kematian atau perceraian, namun matinya sebuah komunikasi ketika kita masih hidup” --- Dan dalam hidupku, aku sudah melalui dua fase tersebut. Pertama, ketika hubunganku dengan bang Asrul retak, yang berawal dari buruknya komunikasi di antara kami. Dan yang ke dua adalah, saat kematian bang Asrul. Di mana aku benar-benar merasakan sebuah perpisahan di sana.
1048.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai saat kita berpisah
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN MASA LALU

PEREMPUAN MASA LALU

Jika itu terjadi, semoga saja berpisah bukan karena amarah melainkan saling mengerti bahwa perpisahan adalah jalan terbaik. Memang sampai sekarang aku masih selalu berprasangka baik bahwa semua akan baik-baik saja. Jika suatu hari nanti terpisah oleh waktu, semoga kembali bersama oleh takdir. Merajut bahagia yang sempat tertunda, wujudkan harapan yang sempat pupus dan menjadi keluarga sakinah.
1037.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai saat kita berpisah
Baca
+Pustaka
Istri Kesayangan Tuan Arogan

Istri Kesayangan Tuan Arogan

“Inilah faktanya, kita gak akan selamanya bersama kan. Ada saatnya nanti kita harus berpisah. Dan menurut aku, segala kenangan entah itu manis ataupun buruk yang udah kita lalui, harus dilupakan. Termasuk foto-foto di pantai ini.” “Kenapa kamu selalu membahas orang lain saat kita berdua sedang bahagia? Saya sudah katakan tadi untuk jangan membahas masa lalu saya. Saya juga tidak suka kamu selalu membicarakan tentang perpisahan!” Barra semakin gerah.
9.968.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai saat kita berpisah
Baca
+Pustaka
Antara Dendam, Hijrah, dan Cinta

Antara Dendam, Hijrah, dan Cinta

Meniti waktu, menikmati kesepian sampai nanti waktu Risa menyusul Aa tiba. Maafkan Risa, karena walaupun Aa sudah memperingatkan Risa hari itu, nyatanya Risa tak mampu mengontrol perasaan Risa sendiri. Apa Aa sudah punya firasat tentang perpisahan kita ini, sampai-sampai hari itu Aa sempat mengingatkan Risa? Risa janji, ini hanya perpisahan sesaat kita.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai saat kita berpisah
Baca
+Pustaka
Mengejar Kembali Istri yang Kucampakkan

Mengejar Kembali Istri yang Kucampakkan

tebak Sagara. “Itu urusanku, Sagara. Setelah kita berpisah, kita sudah tidak memiliki hubungan apa pun lagi. Ikatan di antara kita sudah putus. Hiduku menjadi milikku sendiri, begitu juga hidupmu menjadi milikmu sendiri. Kita hanya nggak perlu saling peduli dan bersinggungan. Lagi pula, bukannya harusnya kamu senang karena setelah ini, kamu bisa lebih leluasa berhubungan dengan kekasihmu. Dia selalu mengatakan kalau kalian adalah soulmate. Ke mana pun kamu pergi, kamu akan tetap kembali kepadanya. Sejauh apa pun, dan selama apa pun. Aku bahkan terharu ketika mendengarnya.”
1018.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 459 kali sebagai saat kita berpisah
Baca
+Pustaka
Menyesal Usai Bercerai

Menyesal Usai Bercerai

Aku menggeleng, tidak percaya dengan apa yang barusan kudengar. "Jangan egois, Mas!" ucapku. "Kamu yang egois, apa kamu memikirkan mereka saat meminta kita berpisah?" tanya Mas Restu. Sejenak aku memejamkan mata, tidak menyangka bila akhirnya akan begini. Tetapi, aku tidak menyesal berpisah dari lelaki yang tidak bisa menjaga setia seperti Mas Restu. "Sekarang kamu bisa pergi dari sini! Anak-anak akan tetap bersama, Mas. Juga semua harta kekayaan atas nama, Mas kamu tidak berhak!"
8.465.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai saat kita berpisah
Baca
+Pustaka
TRAPPED IN PAST LOVE

TRAPPED IN PAST LOVE

Dia segera memeluk gadis yang telah menjadi sahabatnya sejak kecil itu. "Kita gak akan pisah! Jangan ngomong gitu, aku gak suka." "Ada pertemuan pasti ada perpisahan, begitu juga kita. Kita ini udah sama-sama dewasa, kalo udah nemuin pasangan hidup pasti bakal saling menjauh. Entah sengaja atau ngga, intinya moment kayak gini gak mungkin ke ulang lagi." "Aku cuma belum siap ditinggal kamu," lanjut Caca dengan mata berkaca-kaca, cepat-cepat ia mengalihkan pandangannya untuk lurus ke depan.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai saat kita berpisah
Baca
+Pustaka
MEMILIH BERPISAH

MEMILIH BERPISAH

Waktu seakan berjalan begitu cepat, belum puas Anton dan Sarah melepas rindu, akhirnya mereka harus terpisah kembali. "Berikan mas no. ponselmu, Rah. Mas ingin terus menghubungimu, meskipun jarak kita sangat jauh." ucap Anton. "Sebentar, Mas" Sarah tuliskan no. ponselnya dalam secarik kertas dan ia berikan pada Anton. Sarah naik kereta tinggalkan Anton yang masih mematung menatap kepergiannya. Saat Kereta telah hilang dari pandangan Anton, segera Anton menyimpan no. ponsel yang Sarah berikan padanya dengan nama "Sarah".
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai saat kita berpisah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status