Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menjadi Istri Kedua Mantan Mertua

Menjadi Istri Kedua Mantan Mertua

jawabku. "Idih, tetap aja bau kalau gitu, hilang selera makanku kalau begini," keluh Abel. "Abel, tolong hargai saya, saya masih cukup sabar siang tadi, jangan sampai malam ini hilang rasa sabar saya," ancam Papah, membuat Abel terdiam. "Kamu duduk dan makan, nggak usah ada drama malam ini," tegas Papah kepadaku.
9.91.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27.1K kali sebagai sabar dulu dong
Tampilkan Ulasan (88)
Baca
+Pustaka
Demigoddess
maaf kak otor, bab 542, dan 2 bab selanjutnya (6 & 61) kok isinya sama semua ya? koin untuk bab 6 yg setelah bab 542 juga sangat besar kenanya yaitu kena potong 71 koin dan bab 61 nya juga isinya sama dgn bab 542 & 6. Mohon infonya apakah koin yg kena potong sangat besar untuk 1 bab itu akan balik?
Zizizaq
Awalnya santai bacanya, lihat babnya langsung stop dulu deh. Keren Thor. Ceritanya oke. Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Baca Semua Ulasan
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

pamit Sifa. "Iya Nduk, kalau gitu hati -hati ya di rumah sendiri! Ingat pesan Abah, banyak sabar, banyak tawakal jangan pernah mengambil keputusan tergesa- gesa! Assalamualaikum," kata Abah Furqon sambil menutup teleponnya.
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 590 kali sebagai sabar dulu dong
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
Cinta Istri Muda

Cinta Istri Muda

"Sabar, Mbak. Ini ujian dari Tuhan. Kita harus menghadapinya dengan kepala dingin." Rosana mendesah. "Aku gak tahu lagi mesti bagaimana." "Sabar. Kuncinya sabar. Tuhan gak akan menutup mata dari kesulitan Mbak." "Aku tuh selalu suka kalau dengerin kamu ngomong, Akasma. Dari dulu sebelum kamu fasih berbahasa Indonesia juga, selalu adem di hati. Coba aja dulu aku dan Mas Ramadhan gak pake pindah ke Amerika, mungkin kita udah besanan sekarang."
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai sabar dulu dong
Baca
+Pustaka
Kabur Saat Masa Iddah

Kabur Saat Masa Iddah

Dan selalu meminta ixin tiapkali akan lembur dan pulang telat. Pesan dari Jo yang menagih motornya kuabaikan, termasuk pesan Mama yang bertanya aku sekarang dimana. Aku hanya tidak tega mengabaikan pesan Tandi, adik bungsuku yang berusia lima tahun yang baru belajar mengirim pesan melalui ponsel. Aku tersenyum tiapkali dia mengirim pesan yang ditambahi dengan stiker lucu, meski kadang aku kesulitan membacanya dan tidak mengerti apa maksudnya.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai sabar dulu dong
Baca
+Pustaka
Ketika Mantan Menjadi Ibu Susu

Ketika Mantan Menjadi Ibu Susu

Bersambung… Sabar ya readers… ini memang puncak konfliknya. Oh ya Selamat Haari Raya Idul Fitri semuaa. Maaf lahir batin :)
1056.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai sabar dulu dong
Baca
+Pustaka
Magang Di Pelukan CEO

Magang Di Pelukan CEO

TO-DO: SABTU PAGI – Teh tarik ✔️ – Outdoor cozy ✔️ – Jangan mobil sport ✔️ (pakai SUV aja) – Cukur jenggot ✔️ (udah bersih sekarang) – Pakai deodoran dua lapis (Bawa cadangan?) – Jaga mulut – Jangan rusak moment – Bawa boba cadangan (buat suap-suap? Skip deh.) – Jangan rusak moment. Dia tambahkan: – Tapi kalau dia senyum duluan, cium jidat boleh? Lalu duduk di sofa. Menatap lampu gantung.
1040.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai sabar dulu dong
Baca
+Pustaka
Pernikahan Penuh Luka

Pernikahan Penuh Luka

“Waktu dulu kita banyak bertengkar, aku selalu merasa kurang. Kurang sabar. Kurang baik.” Bara menggeser duduknya lebih dekat. “Dan aku merasa terlalu keras,” katanya jujur. “Terlalu sibuk membuktikan diri sampai lupa menjaga.” Aku tersenyum tipis. “Sekarang kita sudah beda ya.” “Kita tumbuh,” jawabnya. Ia mengusap pipiku perlahan. Sentuhan itu bukan lagi seperti dulu yang kadang ragu, kadang kaku. Kini ada kehangatan yang tenang. Seolah kami tidak lagi saling menguji, tapi saling menjaga.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai sabar dulu dong
Baca
+Pustaka
TUGAS TAMBAHAN UNTUK SOPIR PERKASA

TUGAS TAMBAHAN UNTUK SOPIR PERKASA

"Sudah setahun lebih saya menunggu, tapi mana? Sabar! Sabar! Sabar terus! Kamu tuh bisanya cuma nyuruh orang sabar tapi kamu nggak mau berusaha! Kamu mandul 'kan?"sentak wanita tua itu hingga membuat Bejo menghentikan langkahnya. "Apaan sich? Heboh banget!"
10128.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai sabar dulu dong
Baca
+Pustaka
Pesanku di Grup Chat Keluarga Tak Pernah Dianggap

Pesanku di Grup Chat Keluarga Tak Pernah Dianggap

Bersambung dulu yaa. jangan lupa tinggali jejak like, Ken dan subscribe nya kakak-kakak yang baik 🙏🏻☺️🙏🏻
1024.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 558 kali sebagai sabar dulu dong
Baca
+Pustaka
Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

“Sabar bukan berarti diam dan menanggung semuanya sendiri, Mbak. Kadang sabar juga berarti tahu kapan harus bicara, kapan harus minta tolong, dan kapan harus memaafkan tanpa kehilangan diri sendiri.” Keheningan kembali hadir. Sinta akhirnya berkata pelan, “Terima kasih, Mbak Sekar... saya jadi agak lega malam ini.” Sekar menekan tombol off air, tapi pandangannya masih kosong ke depan. Di luar, terdengar samar-samar langkah Bu Sri di taman belakang. Sekar menatap layar kecil di meja siaran, tempat nama-nama pendengar lain mulai masuk antrian.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai sabar dulu dong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status