Dinodai adiknya, dinikahi kakaknya
“Ada orang bilang, satu-satunya cara untuk menyembuhkan luka adalah membiarkan luka itu terbuka, lalu menyiramnya dengan alkohol. Rasanya jelas perih, menyakitkan, membuatmu ingin menjerit. Tapi itulah cara paling cepat untuk menyembuhkan. Kalau kamu hanya mengobatinya dengan salep murahan, ya... mungkin sembuh, tapi lama. Dan bekasnya bisa tetap ada.”
Alika mendengarkan dalam diam. Ucapan Sadewa memang menyakitkan, tapi juga sangat benar. Luka di hatinya bukan luka biasa. Itu luka yang tercipta dari pengkhianatan, penolakan, dan penghinaan. Luka yang tidak akan sembuh hanya dengan berpura-pura baik-baik saja.
Hot Chapters