Di sebuah forum pertemanan online, aku sering mengakhiri obrolan dengan teman-teman internasional menggunakan 'sampai ketemu di lain waktu' karena rasanya lebih hangat daripada sekadar 'bye'. Misalnya, setelah diskusi panjang tentang teori plot 'Attack on Titan', aku menutup dengan, 'Wah, diskusinya seru banget! Sampai ketemu di lain waktu, ya!' Dalam konteks bahasa Inggris, ini diterjemahkan menjadi 'See you next time!' atau 'Till we meet again!'—tergantung nuansanya. Ungkapan ini cocok untuk suasana santai tapi tetap berkesan, apalagi buat komunitas yang sering interaksi.
Kalau dipikir-pikir, frasa seperti ini punya 'rasa' lokal yang khas. Bahasa Inggris cenderung lebih langsung, tapi versi Indonesianya terasa lebih personal. Pernah ada teman dari Kanada yang bilang, 'Your goodbye feels like a promise to reconnect,' dan itu bikin aku tersenyum. Jadi, ini bukan sekadar terjemahan, tapi juga soal menyampaikan warmth yang berbeda.