Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi
“Oke, oke, gue serius. Kalau ada fotonya, bisa gue cek lebih jauh. Masa tiga tahun nikah, lo nggak punya satu pun bukti lain? Nama palsu, nggak ada foto, nggak ada catatan. Gue bahkan mulai ragu lo beneran pernah nikah.”
Tanpa menjawab, Mahesa berdiri. Langkahnya berat tapi mantap menuju kamar utama. Lampu remang menyoroti interior elegan, dinding berlapis kayu walnut, karpet kelabu tebal yang meredam suara.
Ia membuka laci nakas di sebelah ranjang dan menarik dua buku nikah. Kedua buku itu masih dalam kondisi baik, meski sampulnya sedikit kusam.
Hot Chapters