Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bayang-Bayang Shunmak

Bayang-Bayang Shunmak

“An-jiiiing!” “Adaw! Adaw! Emak!” “BANGSAT!” “Yunuuuuuus!” Pada bagian pergelangan tangan kostum Farid, terpasang senapan mesin mini yang mampu melontarkan 450 tembakan per menit. Jelas tidak sekuat senapan mesin asli dan juga tidak bisa ditembakkan terlalu lama, dan sengaja pula dirancang agar tak sampai membunuh—tapi lebih dari cukup untuk melumpuhkan musuh-musuh tidak berpelindung dalam jarak dekat.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai san lang
Baca
+Pustaka
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

Bagaimana tidak, pertanyaan Mariana itu sukses membuat otak cerdasnya berpikir keras. "Entahlah. Itu hanya arti nama yang rakyat bawah buat. Kata mereka, Aslan itu artinya Singa. Lalu Forbidden...." Mariana menggantungkan perkataannya. Ia memicingkan mata, menatap setiap jengkal wajah tampan Aslan yang juga membalas tatapannya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai san lang
Baca
+Pustaka
SILARIANG

SILARIANG

’ Batin Tenri sambil menyeka sudut matanya. Pekerjaan Tenri menginput data dan pembukuan telah selesai sebelum senja. Dia merasa senang karena bisa pulang lebih awal dan memasak untuk suaminya. Dipilihnya menu ikan bandeng pallu mara khas Sulawesi Selatan dan tumis kangkung pedas kesukaan mereka berdua. Biasanya Tyo pulang setelah magrib dan semua makanan sudah tersaji di meja.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai san lang
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Sang Dewa Perang

Gairah Cinta Sang Dewa Perang

“Apa saja tidak masalah, tapi kalau ada… bisakah kau memberiku satu kantong darah segar? Aku merasa sedikit lemas akhir-akhir ini, kupikir karena kehamilanku yang mulai membesar.” “Tentu. Aku mengerti,” Santiago tersenyum. Pria itu membuka kulkas dan mengambil sekantong darah segar dari sana, lalu memindahkannya ke dalam cup minuman, menutupnya dan meletakkan sedotan di atasnya. “Terlihat seperti jus stoberi,” Santiago tak bisa menyembunyikan tawanya mendengar ocehan singkat Lana. “Anggap saja begitu. Agar kau tidak mual saat meminumnya.”
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai san lang
Baca
+Pustaka
Sang Tuan Muda Sejati

Sang Tuan Muda Sejati

Helios mengangkat botol di tangannya. Lalu Helios mendekati dua pelayan setia itu. Dia melongok pada menu makanan yang ada di depan Erma dan Vemy. "Wah, nikmat sekali sarapan kalian. Lama aku tidak makan pecel terong. Ditambah ikan asin pula." "Cuma makanan kampung, Tuan Muda,'' kata Vemy. "Tapi enak sekali. Apalagi kalau masih panas baru matang." Helios menyahut. "Boleh coba?"
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai san lang
Baca
+Pustaka
Salah Ranjang

Salah Ranjang

Keen pun langsung berbalik dan menatap ke arah orang yang mengambil ponselnya itu. "Halo, ini Dira ya?" tanya wanita yang tadi makan dengan Keen, dan juga yang baru saja merebut ponsel milik Keen itu. "Iya saya Dira, ini siapa?" tanya Dira di dalam panggilan tersebut. "Aku Manila, teman sekolah kakakmu dulu," ucap wanita itu dengan hangat. "Oh, kak Manila," ujar Dira dengan santai. "Iya aku Manila yang itu, yang suka membawa es krim," ujar Manila dengan hangat.
9.6986.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.7K kali sebagai san lang
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Si Mendhut
Hai semua! Mimin ingin memberikan pengumuman nih ya. Mimin punya dua novel baru : 1. 'Maju Mundur Kena Duda' = ini season 2 dari novel 'Skandal Jepit Mr. Presdir'. Nikmati keseruan Adam dan Jiya yang uhuyyy! 2. 'The Strongest Heir' = novel ini menceritakan perjuangan seorang bernama Kenric Osbert
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

Lalu di tengah pertarungan dalam badai salju yang juga menerbangkan hujan darah itu, terlihat Chang Juan yang merupakan calon istri Wu Shi datang menghampiri dengan tubuh yang hampir terlahap inti teknik terlarang. Selang beberapa detik usai Lan San membesarkan api yang entah dari mana ia dapatkan, Chang Juan tumbang di tempat. Tahu bahwa teknik terlarang mereka saling terhubung yang mana itu berarti sama saja seperti mengirim nyawa Chang Juan sebagai bahan bakar energi dalam pada Lan San, Wu Shi dilahap oleh amarah besar. Sebuah emosi yang tak memikirkan siapa musuh dan rekan, beruntungnya hanya Lan San seorang yang berada dekat dengannya sehingga Wu Shi hanya menargetkan Lan San seorang.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai san lang
Baca
+Pustaka
Sang Ratu

Sang Ratu

Andini berjalan menghampiri Margi dan Sabrina. "Sabrina, tak bisakah kau mengingat hal yang indah saja?" tanya Andini dengan wajah yang sudah berubah seperti monster. Sabrina mengangguk lalu tersenyum pada Andini, "tentu saja aku bisa mengingat hal yang indah, Ibu. Aku teringat saat Shaka memasukan semua jari tangannya ke dalam mulutnya." Ucap Sabrina sambil tersenyum. "Aku juga mengingat saat Ibu Elmira membuatkan aku sebuah bandu dari bunga yang kita petik di taman." Sambung Sabrina masih dengan senyum cerianya.
1018.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai san lang
Baca
+Pustaka
SANG DEWA PENYEMBUH

SANG DEWA PENYEMBUH

Mereka beralasan sebagai bonus karena sotonya memang benar-benar lezat. “Bagaimana cara Adik menjualnya? Padahal orang jarang yang mau beli soto di sini. Paling yang beli yang belum pernah beli sebelumnya,” tanya ibu pemilik jualan masih dengan raut wajah heran dan takjubnya. Ia menerima semua uang yang sudah dihitungkan oleh Harun. “Tadi sengaja saya memanggil mereka, Bu. Saya bilang soto lezat, soto lezat. Tidak lezat kagak usah bayar. Trus mereka datang berbondong-bondong.”
767 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai san lang
Baca
+Pustaka
Giok Langit

Giok Langit

Di dagu kanannya terdapat tahi lalat kecil, tetapi di sisi kirinya terdapat bekas luka sayat yang cukup panjang. Semua orang langsung dapat menduga bahwa sosok nona muda yang sedang naik kuda itu adalah seorang pendekar karena bertenggernya pedang beronce merah di punggung. Benar-benar menambah kegagahannya. Dia ini bukan lain adalah Lu Cang Er, putri Lu Kwan murid Cao Yin si Pertapa Putih.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai san lang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status