Janji Mas Ali
Ia tahu, ini hanya akal-akalan ayahnya untuk menjauhkan dirinya dari Lastri.
“Kamu nggak punya pilihan!” bentak Subrata. “Kalau kamu jadi ASN, masa depanmu jelas! Orang hormat sama kamu! Bukan malah keluyuran ngejar janda!”
Ali mengepal tangan.
“Aku punya pilihan dan jalan hidupku sendiri, Pak.”
"Pilihan apa? mau jadi pengangguran gak jelas selamanya, hah?!" Napas Subrata masih memburu karena amarah dan matanya merah.