Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
NIGHTMARE

NIGHTMARE

Memilih meneguknya beberapa butir berharap bisa menetralisir sakit dikepalanya. Sudah banyak obat tidur yang dia minum agar mimpi buruk itu tidak kembali lagi. Jam menunjukan angka dua malam, waktu yang masih cukup panjang jika dia memilih melanjutkan tidurnya. Psikisnya merasa lelah tetapi matanya engga terpejam, pemuda itu begitu takut jika mimpi buruk tentang masa lalu kembali menghantuinya. Kembali menemukan dirinya seorang diri dalam titik terendah dihidupnya. Tidak ada siapapun, suara alat pemanas terdengar begitu pelan hingga menjadi temannya dalam semu.
9.92.9K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as sans dream
Read
+Library
Dream On

Dream On

Nadra berjalan kembali ke kelasnya, mengambil sesuatu dari dalam tasnya dan mengambil TOA (alat pengeras suara) dari ruang guru. Dia kembali ke tengah lapangan, dengan pengeras suara dia memanggil Chandra. “Halo wibu nolep!!! Keluarlah dan lihat ini!!!” katanya sambil membentangkan sebuah poster berukuran setengah meter dan panjang lebih dari satu meter. Poster itu bergambar seorang perempuan berambut pink dari anime berjudul Gundam Seed bernama Lacus yang sedang populer di kalangan pencinta anime. “Lihat ini, ini adalah waifu mu,” kata si koboy sambil mengawasi setiap jendela dan sudut sekolah.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as sans dream
Read
+Library
Malam Panas Bersama Tunangan Kakak Angkatku

Malam Panas Bersama Tunangan Kakak Angkatku

Pria itu menahan kekhawatiran yang semakin membesar sambil memandangi layar ponselnya yang gelap tanpa notifikasi apa pun. Apalagi mengingat mimpinya beberapa saat lalu. Di dalam mimpi, Jade melihat Daisy terbaring tidak sadarkan diri di udara dengan daster putih yang penuh darah. “Tidak, aku tidak boleh mengingat mimpi buruk itu,” gumam Jade sambil menggeleng. Layar ponsel Jade akhirnya menyala dan berdering. Sebersit harapan muncul dalam benak Jade bahwa itu adalah balasan dari Daisy.
9.761.3K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as sans dream
Read
+Library
Sweet Passion

Sweet Passion

Hanya demi harta, bisnis dan kesenangan duniawi. "Aku tidak mau menikah dengan Darius!" "Aku tidak mau!" Bahkan hal itu sampai terbawa dalam mimpi buruknya Gea. Tak taham melihat kekasih kecilnya menderita dalam mimpi buruknya, Ale langsung memeluk erat nan hangat tubuh Gea. "Kamu sudah sangat menderita, aku tidak akan pernah membiarkanmu menderita lagi, Gea." bisik Ale.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 229 Times as sans dream
Read
+Library
TEMAN TAPI MESRA

TEMAN TAPI MESRA

Poor Sasha! *****
1016.1K viewsCompletedAdded to Library 434 Times as sans dream
Read
+Library
Tawanan Cinta Queen Mafia

Tawanan Cinta Queen Mafia

Damian memejamkan matanya, kemudian ikut terlelap. Jam menunjukan pukul 03.00 dini Hari, Damian tiba-tiba terbangun karena bermimpi buruk. Dalam mimpinya itu, dia melihat Dara dan Elshi yang terjebak di sebuah kebakaran hebat. Damian yang melihat api mengepung bangunan tersebut tampak nekat menerobos masuk dan menyelamatkan Dara, namun Elshi yang berada di dekat Dara memegang kaki Damian agar Damian kembali segera kepadanya setelah menyelamatkan Dara. Namun saat Damian ingin kembali, api tersebut sudah semakin membesar dan melalap bangunan itu dengan ganas.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as sans dream
Read
+Library
The Deadly Wish

The Deadly Wish

Ben mengangguk sambil membuat tanda silang di dadanya dengan tatapan wajah yang sangat serius. "Semalam aku bermimpi bertemu dengan sosok yang aneh …," ungkap Adonis. "Hah! Aneh bagaimana maksudmu?" "Dan itu terasa sangat nyata!" ujarnya dengan mata yang menyala. "lalu kau tahu, matanya sangat aneh, seperti ada titik hitam ditengahnya, bibirnya juga seperti dijahit dengan kawat. Dan anehnya lagi, semalam tubuhku terasa kaku dan tak bisa digerakkan sama sekali."
102.8K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as sans dream
Read
+Library
Antara Dendam dan Penyesalan

Antara Dendam dan Penyesalan

Harvey pun mengulurkan tangan, lalu dengan lembut membelai jejak air mata di sudut mata Selena sambil berbisik di telinganya, "Jangan menangis, anak kita sudah kembali." Selena telah mengalami mimpi buruk selama lebih dari setahun. Dalam mimpinya, selalu ada seorang anak yang menangis. Anak itu dengan lantang bertanya, mengapa Selena tidak menginginkan dirinya. Namun, dia belum pernah melihat wajah anak itu. Kali ini mimpinya berlangsung dengan tenang, tidak ada anak kecil, hanya ada laut yang dalam di mana dia tidak bisa melihat cahaya. Dia berjalan menuju laut selangkah demi selangkah.
9.5978.5K viewsCompletedAdded to Library 26.4K Times as sans dream
Show Reviews (394)
Read
+Library
Alina Tamrin
kalau pak Rudi ada hubungan keluarga dgn Selena apa mungkin orang yg selama ini ada di belakang layar yg ingin membunuh Selena adalah ibu Mira yg TDK ingin Pak Rudi mengetahui kalau Selena adalah keluarganya!. cepat dong perbaharui babnya penasaran nih lanjutatannya ... seru buanget ceritanya .........
Siti Ety rumiyati
Ceritanya sepertinya bagus awl baca jg kok bgs ini ceritanya tp pas lihat babnya banyak bangeeets jd mundur hehe pengin cerita yg tdk trll panjang pengin lht Selena n harvey bahagia kl panjang gini sepertinya banyak tarik ulur bahagia,jatuh lg d angkat lg bahagia jatuh lg dst nya. Btw,Smangat author
Read All Reviews
Dendam Sang Billionaire

Dendam Sang Billionaire

Matthew menjabat uluran tangan Denzel dengan bibir yang tertarik ke atas. Mereka pun saling menyapa sebelum memutuskan untuk duduk. “Ah ya, perkenalkan ini putriku, Sacie Johanson.” Matthew menatap wanita yang mengenakan dress berwarna cream. Penampilan yang cukup sederhana namun memiliki pembawaan kuat. Sejenak wanita itu menangguk sopan sebagai sapaan. “Bagaimana? Dia cantik bukan?” tanya Denzel terang-terangan.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as sans dream
Read
+Library
Dendam Mantan!

Dendam Mantan!

Mengejar Sellina, itulah yang dilakukan Rainer sampai akhirnya kepergian perempuan itu yang dibawa oleh sebuah mobil membuat dia tak bisa melakukan apa pun selain berteriak. "Sellina," gumam Rainer setelah beberapa detik diam. "Kenapa aku tiba-tiba aja mimpiin dia ya? Dan pria itu? Apa dia suaminya Sellina?" Beringsut secara perlahan, selanjutnya yang dilakukan Rainer adalah duduk sambil terus menenangkan hati hingga bayangan tentang mimpinya beberapa waktu lalu kembali melintas tanpa permisi.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as sans dream
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status