Antara Dendam dan Penyesalan
Harvey pun mengulurkan tangan, lalu dengan lembut membelai jejak air mata di sudut mata Selena sambil berbisik di telinganya, "Jangan menangis, anak kita sudah kembali."
Selena telah mengalami mimpi buruk selama lebih dari setahun. Dalam mimpinya, selalu ada seorang anak yang menangis. Anak itu dengan lantang bertanya, mengapa Selena tidak menginginkan dirinya. Namun, dia belum pernah melihat wajah anak itu.
Kali ini mimpinya berlangsung dengan tenang, tidak ada anak kecil, hanya ada laut yang dalam di mana dia tidak bisa melihat cahaya. Dia berjalan menuju laut selangkah demi selangkah.
Hot Chapters