(Bukan) Selingkuhan Biasa
Dia butuh menghirup udara segar Lembang yang dingin agar otaknya tidak terus-menerus terpancing oleh bayangan bodi aduhai Angel yang pagi tadi dia gagahi dalam keadaan telanjang bulat, dan terus mendesah, merintih, dengan wajahnya yang terangsang hebat.
"Pak Harya, saya keluar bentar ya. Mau cari angin di depan," pamit Lexi sambil menenteng botol air mineralnya.
"Oh... iya, Mas Lexi. Silakan," jawab Pak Harya buru-buru, membukakan pintu samping vila yang langsung terhubung ke area halaman luas berumput hijau dengan wajah yang masih tampak kikuk.
Lexi melangkah keluar melewati pintu samping vila, membiarkan embusan angin Lembang yang menusuk tulang menyapu dirinya.
Bab Populer