DIA AYAHKU
kusebutkan nama lengkap beserta marga Ayahku.
"Ouh, boru Siagian juga rupanya. Mungkinlah kita bersaudara ," tuturnya seramah mungkin.
Memanglah sepengetahuanku, bagi suku Batak, jika bertemu dengan yang satu marga selalu dianggap saudara. Bahkan terkadang ada yang tidak diperbolehkan menikah, meskipun tidak ada ikatan darah diantara mereka.
"Tentu kita keluarga, Nek," jawabku harap-harap cemas. Entah kepercayaan diri dari mana sampai-sampai aku tak malu mengungkapkan jati diri.