Sang Abdi
Farhan terlelap dalam tidurnya. Setelah menjalani berbagai operasi karena pendarahan otak ringan, dislokasi bahu kiri, patah lengan kiri, dan beberapa retakan di kaki yang dialaminya, kondisinya sudah jauh membaik. Yang tersisa hanyalah proses pemulihan dan penyembuhan akibat efek samping obat. Dia menderita sakit kuning yang menurut dokter akibat konsumsi obat penghilang rasa sakit (analgesic) yang selama hampir dua bulan diberikan padanya. Selain itu, lambungnya juga mengalami gangguan yang juga merupakan akibat mengkonsumsi obat selama perawatan.