Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Warisan Darah Langit

Warisan Darah Langit

"Sutra Darah Langit: Sayap Darah." Darah yang keluar dari punggung Aksara tidak jatuh. Darah itu memadat, mengkristal, dan memanjang, membentuk sepasang sayap raksasa berwarna merah tua yang terbentang selebar dua puluh meter. Sayap itu bukan daging. Itu adalah Qi darah yang dipadatkan hingga batas maksimal. "Hentikan dia!" teriak Ibu Suri, menyadari niat Aksara.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as sayap merah
Read
+Library
Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Tinta Merah Takdir yang Terhapus

Angka itu kecil, stabil. Ia menyalin angka biaya untuk pelayaran biji-bijian yang ia buat kacau. Angka itu besar dan berfluktuasi. Gaun merah darah itu adalah sebuah perisai dan sebuah proklamasi. Ia adalah pengakuan atas perasaannya yang tersembunyi (ketakutan, hasrat untuk melarikan diri), tetapi dikendalikan oleh tindakannya yang paling membosankan.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as sayap merah
Read
+Library
Dosa dalam Cinta

Dosa dalam Cinta

Lentera bergoyang hebat, cahaya bergetar liar, dan di sudut ruangan, dari retakan kecil di lantai, asap merah tipis mulai keluar, merayap naik seperti ular yang terbangun dari tidur panjangnya. Asap itu menggumpal, bergerak lambat namun pasti, dan di dalam kabutnya, bayangan mulai terbentuk—bayangan sosok tinggi, kurus, dengan mata merah yang bersinar seperti bara. Sosok itu melangkah maju, suaranya serak, berat, namun penuh kekuatan yang menekan dada: ”Waktumu habis, Satrio... dan jika kau tak memilih, darahmu akan memilih untukmu.”
1.9K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as sayap merah
Read
+Library
LEGENDA KAMESWARA

LEGENDA KAMESWARA

'Dewa Kalong Mengamuk'. Sayap merahnya kembali berkibar di belakang punggung. Kali ini disertai hembusan angin kencang yang menerbangkan daun-daun kering berserakan di tanah. Dua tangan Kalong Merah diputar-putar di depan dada menghasilkan cahaya merah campur hijau membungkus hingga sebatas siku. Kameswara bergerak memutar agar Kalong Merah memutar arah juga. Pemuda ini tidak ingin kedai yang ada di belakangnya jadi korban serangan salah sasaran.
1017.9K viewsCompletedAdded to Library 447 Times as sayap merah
Read
+Library
Takhta Takdir

Takhta Takdir

Jubah itu memiliki sulaman dua sayap berwarna merah dengan pedang di tengahnya. Kuda yang mereka kenakan juga memiliki zirah hitam pada bagian tubuh, ditutupi oleh kain berwarna merah darah. Mereka tidak lain adalah anggota pasukan Sayap Berdarah, pasukan elit yang dibentuk oleh ayahnya. Dan mereka adalah satu-satunya yang tersisa, semua rekan mereka telah lama meninggal dalam perang 10 tahun silam. Mereka turun dari kuda, melangkah ke depan Link dan berlutut. Mereka secara serempak berteriak "Baron!"
102.4K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as sayap merah
Read
+Library
KIPAS MERAH PEMURNI ARWAH

KIPAS MERAH PEMURNI ARWAH

Tiba-tiba saja Ryou datang dan memeluk Sora sambil menyembunyikan kepala Sora di dadanya untuk menjauhkan Sora dari arwah itu, lalu dia mengeluarkan sebuah kipas merah dan mulai mengucapkan sebuah mantra, “Dengan menggunakan kekuatan Dewa Chinju sang Dewa Pelindung! Aku perintahkan kau arwah penasaran, bersemayamlah di kipas merah ini!” Ryou meletakan kipas merah yang mengeluarkan cahaya itu di atas kepala arwah penasaran yang tadi menyerang Sora. “Ah … akhirnya … aku bisa menyusul mereka … terima kasih .…” arwah yang tadinya sangat menyeramkan itu berubah menjadi sosok yang cantik dan berterima kasih kepada Ryou lalu menghilang kedalam Kipas itu sambil tersenyum. Ryou tersenyum dan menutup
2.1K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as sayap merah
Read
+Library
Noda Merah Malam Pertama

Noda Merah Malam Pertama

Mukanya merah padam. ***** Rayna meringkuk di sudut ruangan. Pertengkaran mereka sudah selesai beberapa saat yang lalu menyisakan gurat merah di pipi Rayna. Gadis itu mengusap pipinya berulang-ulang. Matanya nanar menatap daun pintu yang dibanting oleh suaminya barusan. Rayna menghirup udara di sekelilingnya, berusaha membuat seluas-luasnya ruang di dalam hati agar dia selalu merasa lapang menghadapi semua ini.
9.868.7K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as sayap merah
Read
+Library
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Koji pun menarik pedangnya dan mengelus bilahnya sehingga bilahnya terlapisi api yang ganas. Koji pun melompat dan berseru, 'Sayap Merah!' Koji membelah tanah yang ada di depannya dan menimbulkan api menjalar di sebelah kiri dan kanannya menghempas angin kencang yang hampir mengenai mereka.
915.9K viewsOn holdAdded to Library 382 Times as sayap merah
Read
+Library
Ketika Hidup Berbalik Arah

Ketika Hidup Berbalik Arah

Namun, jelas bahwa asap naga bersayap Zayn berada di atas angin, dan langsung mendominasi ular Raja Erik. Saat Raja Erik tampak kalah, asap hitam-merahnya berubah. Itu berubah menjadi seorang petani dengan tangan terentang, mencengkeram leher naga bersayap. Naga bersayap kemudian mulai hancur seolah-olah titik lemahnya telah terkena. Asap hitam-merah Raja Erik mulai melakukan serangan balik dengan menelan asap Zayn, dan langsung mendominasi!
92.1M viewsCompletedAdded to Library 48.2K Times as sayap merah
Show Reviews (326)
Read
+Library
Tho Maz
Ceritanya lumayan bagus cuma sayangnya updatenya terlalu sedikit, hanya 5 bab dan jumlah halaman tiap bab sangat pendek. Sebagai pembaca aku merasa sangat kecewa tak terpuaskan. Selanjutnya sebagai saran sekaligus harapan pada penulis untuk menambah bab dan halaman dalam updatenya, minimal 10 bab.
darwin kayong
ceritanya gak lengkap banyak yang gak selesai terutama kakek zen yg misterius, lelaki bertopeng dan wanita misterius, kabar dari orang suci dan kabar apakah listiha ikut dunia perkumpulan atau dunia orang awam gak jelas semua...
Read All Reviews
TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

Setiap kepakan sayapnya membawa gelombang panas yang membuat udara di sekitarnya bergetar, seperti bayangan ilusi pada air yang tersentuh bara. “Bagaimana mungkin makhluk seperti ini muncul di sini?” bisiknya lirih, penuh ketidakpercayaan. Fenghuang itu melayang perlahan di langit, sayapnya terbentang luas seperti lautan api yang hidup. Setiap gerakan menimbulkan angin panas yang menyapu debu dan pasir, mengguncang dunia seolah memperingatkan keberadaannya. Sepasang mata merah yang bersinar tajam memindai tanah di bawahnya, penuh kehendak dan tujuan.
9.860.1K viewsOngoingAdded to Library 2.0K Times as sayap merah
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status