Scarlet
Sesekali dia mengerakkan tubuh dan kepalanya, dia sedikit merasa aneh setiap kali mendapatkan hukuman dari bosnya tubuhnya segera pulih dengan cepat sehingga membuat dirinya sendiri tidak bisa merasakan bagaimana menahan sakit dengan pemulihan yang lama.
Di dalam ruangan Scarlet menemui bosnya yang sedang berdiri menatap ke sebuah layar besar, dia mendekati bosnya dari belakang.
“Bagaimana lukamu?” tanya bosnya masih menatap ke sebuah layar yang menunjukkan foto seorang lelaki lengkap dengan data dirinya.
“Hanya luka kecil, tidak akan membuatku mati,” jawab Scarlet datar.
“Bagus! Tidak sia-sia bos besar memilihmu untuk menjalankan misi baru ini,” ucap bosnya sambil membalikkan badannya, mena
Hot Chapters