Kelabu
Fraghesiaistri menangis karena perkataan suamisetulus hatiku mencintaimucerita pendek kasih sayang ibu
jawabnya sembari tersenyum.
“Banar, bisakah saya meminta sesuatu?”
Banar menatap kedua mata Pratama, “Tentu tuan” jawabnya.
Pratama menarik nafas, “Tidak usah memanggil saya dengan sebutan Tuan,” jelasnya sambil tersenyum simpul.
“Kau tidak perlu sehormat itu kepada saya, lagi pula semua itu sudah berlalu. Sudah sepuluh tahun Banar,” lanjutnya lagi.
Hot Chapters