Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bangkitnya Istri Buta yang Dikhianati

Bangkitnya Istri Buta yang Dikhianati

Langkah sepatu yang baru saja memasuki bangsal, mendekatinya dengan membawa seikat bunga mawar putih. 'Bunga mawar putih? Mungkin saja kebetulan,' gumam Jia dalam hati, melirik bunga kesukaannya dengan rasa haru. "Aku membawanya untukmu." Sean memberikan buket mawar putih di tangan Jia, ekspresi yang tidak bisa di baca oleh Jia menyimpan banyak misteri pada pria itu.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as seikat bunga
Read
+Library
Mencintai Memori Terkelam

Mencintai Memori Terkelam

tanya Seika menatap ke arah pohon sakura yang belum berbunga. “Semua berjalan lancar” Kenichi melepaskan pelukannya dan membalikkan badan Seika menghadapnya. Wanita itu hanya menatap bingung. Kenichi mengeluarkan sebuah kotak kecil yang di balut oleh kain beludru berwarna merah, Seika membulatkan matanya. “Sudah lebih setahun kita bersama, tapi aku tidak pernah memberikanmu hadiah. Maaf aku tidak bisa bersikap romantis”.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 168 Times as seikat bunga
Read
+Library
Bunga Takdir

Bunga Takdir

Dia merasa tak perlu membuka forum, karena mama sudah memberitahukan secara langsung. Dirinya mulai terlelap. Bunga tidur menghantarkannya kembali pada mimpi yang sama seperti kemarin. Berbeda dengan kemarin yang wajahnya samar, wajah sosok lelaki misterius kini tampak jelas terlihat. Yara yang menyadarinya pun segera membuka matanya secara paksa. Napasnya berderu tidak beraturan, keringat memenuhi wajahnya. Dia mengusap wajahnya berulang kali, "I-ini ... Gak mungkin!"
102.8K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as seikat bunga
Read
+Library
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

Di atas meja terdapat hiasan setangkai Bunga Mawar merah, Bisma mengambil bunga mawar itu lalu diberikan kepada Azalea. "Azalea, hari ini kamu cantik sekali, ini untukmu, wanita cantik sepertimu cocok dengan bunga cantik seperti ini," puji Bisma. "Ohh terima kasih," jawab Azalea dan menerima bunga pemberian Bisma. Lingga terus melirik sinis ke arah Bisma. "Ehemm.. permisi aku ke toilet dulu," ucap Lingga. Tidak lama Bisma juga menyusul. Lingga ke toilet. Di depan kaca toilet Bisma menghampiri Lingga yang sedang mencuci tangannya.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 270 Times as seikat bunga
Read
+Library
Terjerat Gairah Paman Suamiku

Terjerat Gairah Paman Suamiku

Sontak dia pun menoleh dan terkejut melihat Sebastian yang kini sudah berdiri di depan meja kerjanya sambil memeluk sebuah buket bunga mawar berwarna merah muda dan juga sebuah bingkisan lainnya. "A-Apa yang kau lakukan sepagi ini di depan mejaku?" tanya Esme gugup. Sebastian tak langsung menjawab. Dia lebih dulu mengulurkan buket bunga itu pada Esme dan menaruh bingkisannya di atas meja kerja perempuan itu. "Untukmu," jawabnya ringan. Gaya bicara Sebastian yang tiba-tiba santai ini membuat Esme semakin terkejut. "Dan bunga ini dalam rangka apa?" lagi Esme bertanya.
1031.0K viewsCompletedAdded to Library 743 Times as seikat bunga
Read
+Library
Putra Putri Bunga

Putra Putri Bunga

Mungkin Adelin punya alasannya sendiri. Demikian pengalaman Adelin dengan penyusup itu. Setelah melihatnya dengan mata kepala sendiri, rasa penasaran Adelin seolah terjawab. Penyusup itu pun tak pernah datang lagi sampai Erlangga kembali pindah ke mansion utamanya. Namun kisahnya dengan penyusup ternyata belum berakhir, di hari pernikahan Arga dan Lily, di saat-saat terakhir, ada segerombolan merpati terbang di atasnya, mereka menaburkan kelopak-kelopak bunga yang disambut suka cita oleh semua yang hadir. Adelin mengingat-ingat, rasanya ketika Dio menerangkan detail acara pernikahan itu, dia sama sekali tak menyebutkan soal merpati. Saat semua mata tertuju pada merpati-merpati itu, ada satu
103.7K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as seikat bunga
Read
+Library
Kebangkitan Dewi Bunga

Kebangkitan Dewi Bunga

Semakin lama mendengar, dadanya semakin terasa sesak. Pohon besar di atas mereka bereaksi. Perlahan muncul energi yang membentuk sekian banyak kelopak bunga. “Dewi memberkati kita!” “Setelah sekian lama, akhirnya pohon roh berbunga!” seru beberapa makhluk dengan wajah berseri. Kelopak-Kelopak bunga itu jatuh mengenai para makhluk. Tubuh mereka perlahan berubah usai menerima energi dari kelopak bunga.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as seikat bunga
Read
+Library
Cinta Terakhir

Cinta Terakhir

Tangannya mengisyaratkan Sekar tuk duduk di kursi dekat ranjangnya. Meski ragu, Sekar mendekat, menaruh apa yang ia bawa di atas nakas. Dapat ia lihat ada beberapa makanan. Namun, yang paling menarik perhatian adalah beberapa tangkai bunga mawar putih di dalam sebuah vas bunga. “Itu dari Mahen.” Manik Sekar membola. “Benarkah?”
101.6K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as seikat bunga
Read
+Library
Istri yang Tak Kau Harapkan

Istri yang Tak Kau Harapkan

“Selamat siang, selamat datang di Hanabee. Ada yang bisa saya bantu?” “Saya mau satu buket bunga, agak besar,” jelas Kai. “Bunganya bunga apa?” Perempuan yang mengenakan apron tersebut melangkah keluar dan menghampiri Kai. “Mawar putih dan baby breath.” “Ada warna khusus yang diinginkan untuk kertasnya?” “Oh, nggak ada. Warna cokelat muda kayak yang waktu itu saya beli juga bagus.”
105.6K viewsOngoingAdded to Library 172 Times as seikat bunga
Read
+Library
Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Saat acara berlangsung, Sekar duduk di bawah sinar matahari senja, mengenakan kain batik lembut. Air bunga tujuh rupa disiramkan perlahan ke kepalanya oleh Bu Sri, diiringi doa. Aromanya harum — mawar, melati, kenanga — bercampur dengan suara tahlil dari ruang tamu. Airnya terasa dingin di kulit, tapi hangat di hati. Sekar menatap langit, berbisik dalam hati: “Ternyata, cinta tak selalu berarti harus sependapat.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as seikat bunga
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status