Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dekapan Hangat Tiga Pria

Dekapan Hangat Tiga Pria

Rambut panjangnya disanggul sederhana, dihiasi jepit kecil berbentuk bunga sakura. Sementara Kaelix mengenakan yukata pria berwarna gelap yang membuat pembawaannya terlihat semakin tenang dan berwibawa. Begitu melihat deretan pohon sakura di sepanjang jalan, mata Sasqia langsung berbinar. “Mas, lihat!” Ia menarik tangan suaminya dan menunjuk ke arah dahan yang dipenuhi bunga berwarna merah muda.
1069.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.9K Beses bilang seikat bunga
Read
+Library
VELIN-SEAN (INDONESIA)

VELIN-SEAN (INDONESIA)

Ia merogoh saku jaketnya dan mengeluarkan catatan kecil yang isinya adalah nama-nama beserta alamat tempat ia akan mengantar beberapa bunga. "Seira Virza Nasution, 'kan?" Velin masih menatap kertas kecil itu. Siswi SMA itu mengangguk. "Nah, nama dan alamatnya sama. Mana mungkin salah alamat," tukas Velin. Ia menyodorkan bunga mawar merah yang terbungkus rapi kepada Seira. Seira hanya menatap tidak tertarik pada bunga mawar cantik itu. "Gue enggak tertarik sama sekali."
9.718.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 553 Beses bilang seikat bunga
Ipakita ang mga Review (31)
Read
+Library
Ayne Kim
TEMAN-TEMAN, TERIMA KASIH SUDAH MAMPIR. TERIMA KASIH BINTANGNYA JUGA. KALAU BISA, BINTANGNYA JANGAN DIKASIH SATU, KALAU GAK SUKA AMA CERITANYA ABAIKAN SAJA GAK USAH NGASIH BINTANG JUGA GPP. BINTANG ITU MENGHARGAI PENULIS, SETIDAKNYA. SATU LAGI, BUDAYAKAN MEMBACA SEBELUM KOMEN YA😘😘😘😘😘
Bi Lafianna
Tema yg jarang diangkat. Bacanya gak boleh skip ya, biar paham apa itu mental illness. Banyakin bikin cerita yg nambah pengetahuan gini, biar makin banyak orang aware dan gak kehilangan empati. Riset terus, thor. Daebak!
Basahin ang Lahat ng Review
BUNGA KEDUA

BUNGA KEDUA

tanya Reno panik. “Ih, Mas kok kamu bau sekali sih, aku enggak suka sama bau kamu,” ujar Bunga sambil menutup hidungnya dan berlari menjauhi suaminya itu. Reno yang penasaran pun langsung berusaha untuk menciumi kedua ketiaknya dan juga anggota tubuhnya yang lain. “Aneh, perasaan masih segar-segar saja, wangi dan tidak bau keringat,” batin Reno.
2.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 94 Beses bilang seikat bunga
Read
+Library
RD. SEIYA SEKATA

RD. SEIYA SEKATA

Rade duduk di meja kerjanya, sementara Rafly langsung masuk ke ruangannya. Saat Rade hendak menyalakan komputer, tiba-tiba Aden duduk di sampingnya. “Eh, Nona RM Saiyo Sakato. Kamu gak malu ya jalan sama suami orang,” ucap Aden sinis. “Eh, kamu mulutnya bisa dijaga gak? Lagian siapa itu RM Saiyo Sakato,” Rade terdengar marah. “Ya kamu lah, kan yang namanya Seiya Sekata cuma kamu di kantor ini.”
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 79 Beses bilang seikat bunga
Read
+Library
Penjual Bunga itu Ternyata Istri CEO

Penjual Bunga itu Ternyata Istri CEO

tebak Akarsana ragu. "Tidak, Pak. Untuk apa saya meminta izin? Lagipula saya tidak sedang mempunyai acara apa-apa." Amora mendecakkan lidah. "Kenapa Pak Akarsana bisa berpikir begitu, sih?" tanya perempuan itu kelihatan kesal. Akarsana menatap buket bunga di pelukan Amora sekali lagi. "Lalu, kenapa kamu datang ke kantor membawa bunga? Saya pikir, kamu berniat berkencan dengan seseorang."
3.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 121 Beses bilang seikat bunga
Read
+Library
Bunga yang Terinjak

Bunga yang Terinjak

Aku menemani Marissa dan meletakkan karangan bunga di sebuah batu nisan yang berukir nama Rangga. Ada beberapa hal yang tidak bisa diselesaikan dengan kematian, dan beberapa hal yang tidak bisa dilupakan begitu saja. Tapi, aku menatap Marissa dengan lembut. "Aku hanya berharap putriku aman dan bahagia."
6.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 236 Beses bilang seikat bunga
Read
+Library
Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada

Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada

Setelah setahun menikah dengan Reza, akhirnya aku hamil. Saat aku melewati toko bunga, aku berhenti sejenak. Hari ini seharusnya menjadi hari yang istimewa untuk dirayakan, jadi aku memutuskan untuk membeli seikat bunga. Aku mengenakan masker dan memilih bunga yang menghasilkan sedikit serbuk sari, kemudian meminta penjaga toko untuk membungkusnya dengan rapi sebelum membawanya pulang.
7.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 245 Beses bilang seikat bunga
Read
+Library
KARANGAN BUNGA UNTUK PELAKOR

KARANGAN BUNGA UNTUK PELAKOR

Aku sudah menyiapkan kejutan spesial untuk mereka berdua. Pagi-pagi sekali. Aku mengirim dua karangan bunga ke kampusnya yang bertuliskan. SELAMAT ATAS KELULUSAN PELAKOR, YANG TELAH MEREBUT SUAMI ORANG. ORANG TUA CAPEK-CAPEK BIAYAIN SEKOLAH BIAR PINTAR. BUKANNYA PINTAR, EH MALAH JADI PELAKOR! Bersambung ....
1014.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 366 Beses bilang seikat bunga
Read
+Library
Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Keesokan harinya, di dalam aula. Tempat pernikahan itu didekorasi dengan lembut oleh bunga-bunga segar dan kain tile putih. Cahaya matahari menembus jendela kaca patri, menjatuhkan bayang-bayang cahaya yang berwarna-warni dan berpendar. Para tamu undangan mengenakan busana terbaik mereka, berbincang sambil tertawa dan tersenyum. Semuanya menantikan kemunculan Calvin dan Tania.
3.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 89 Beses bilang seikat bunga
Read
+Library
Fantasi Tersembunyi Bunga Kampus

Fantasi Tersembunyi Bunga Kampus

"Dalam, terlalu dalam... Kak, Tia nggak bisa, Tia bakal hancur..." "Nggak mungkin. Tia itu rakus," ujarnya tiba-tiba menaruhku di dekat jendela. Di balik tirai putih, para mahasiswa berlalu-lalang. Seketika, semua inderaku menjadi lebih sensitif. "Nanti ada yang lihat... Ah... Kakak..." Payudaraku tertekan di kaca, sementara Eric memintaku berpegangan pada pagar pembatas. Dia tertawa pelan. "Bukankah Tia suka dilihat orang?"
11.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 307 Beses bilang seikat bunga
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status