Sang Pengacara
“Semalam, kamu pergi sama pak Ilham dan perempuan yang namanya Vania Sesya.”
“Apa aku lagi dimata-matain sekarang?” Vira menjauhkan wajah dari Abi. Kemudian, ia juga melakukan hal yang sama pada kursinya, agar tidak terlalu dekat dengan Abi. “Bi, sudah kubilang, aku nggak tertarik sama kamu, jad—”
“Vania itu simpanan pejabat,” sela Abi. “Baru dugaan sementara,” Abi segera meralat ucapannya, agar tidak terkesan menuduh seseorang.
Sikat na Kabanata