Penakluk Cinta Sang Dosen
Satrio menarik nafas panjang, “Kakek bisa saja bilang kalau dahulu orang menikah tanpa dilandasi cinta. Tetapi jaman sudah berubah, tantangan yang kami hadapi sekarang jauh berbeda dengan apa yang dulu Kakek hadapi. Kakek dulu tidak menghadapi sosial media dan skin care. Kami, para generasi sekarang, mudah sekali melihat orang ganteng atau cantik yang dengan mudahnya mengumbar bagian tubuhnya di media sosial. Begitu mudahnya untuk tergelincir menuju kesalahan.”
Kakek mengangkat bahunya. “Aku bersuyukur dilahirkan di masa lalu. Musuh kami tampak jelas di depan mata, kemiskinan, penjajah, dan semua yang kasat mata. Sepertinya sekarang ini, musuh kalian menjadi tak kasat mata.”
Satrio hanya ter
Hot Chapters