Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PESONA

PESONA

Bagaimana pun gadis itu harus terlihat jelek juga di depan masyarakat karena gadis itu telah merusak nama baiknya di mata masyarakat. Mataku yang berwarna abu-abu menatap tajam ke arah sepasang kekasih yang sedang melaksanakan pertunangan, aku tidak menghadiri pertunangan Nandin dengan Indra yang merupakan pengusaha hotel bintang lima di Negeri ini dengan cabang dimana-mana. Senyum licik terbit di bibirku saat melihat rekaman CCTV yang aku pasang di gedung tempat pertunangan mewah itu berlangsung. Sangat mudah mendapatkan rekaman ini, hanya perlu mengeluarkan beberapa lembar uang kertas berwarna merah dan ia pun bisa melihat rekaman ini.
1016.0K viewsOngoingAdded to Library 399 Times as sekedar
Read
+Library
ALKEMIS TERAKHIR

ALKEMIS TERAKHIR

"Tapi sebelum itu, kalian harus mempersiapkan diri. Reruntuhan kuil di hutan barat bukan tempat yang ramah. Banyak makhluk kuno yang akan mencoba menghentikan kalian. Aku akan memberikan beberapa ramuan pelindung dan peta detail untuk membantu kalian." Kakek Suma beranjak dari kursinya dan mulai mengumpulkan barang-barang. Dia menyerahkan botol-botol kecil berisi cairan berkilau kepada Zidan. "Ini akan membantu melindungi kalian dari serangan energi alkemis yang ada di kuil. Tapi ingat, ini hanya sementara. Jangan terlalu mengandalkan ramuan ini." Zidan menerima ramuan itu dengan hormat. "Terima kasih, Kakek. Kami akan melakukannya."
1011.0K viewsCompletedAdded to Library 361 Times as sekedar
Read
+Library
VERDINDA

VERDINDA

Ia berhutang budi dengannya. "Iya om, tante, sama-sama. Kalau begitu Verdi pulang dulu ya Verdi belum pulang dari tadi. Lo cepet sembuh ya, Din." Verdi mencium punggung tangan Bu Sella dan Pak Arif tak lupa ia juga mengusap puncuk rambut Dinda dan segera melenggang pergi. "Assalamu'alaikum." "W*'alaikumsalam." **
103.7K viewsOngoingAdded to Library 134 Times as sekedar
Read
+Library
D E K A P

D E K A P

“Ayayy makasih Dika, tapi ke makam Argadulu boleh ga?” “Kan belum tanggal 5 Ra?” “Gapapa, aku lagi pengen ke makam Arga” “Oalah yaudah yuk, kita mampir dulu aja ke toko bunga” “Buat siapa?” “Buat Arga lah” “Oh iyaa bener yaudah ayo” “Ayo Ra”
107.3K viewsCompletedAdded to Library 217 Times as sekedar
Read
+Library
Sadena

Sadena

Sadena menang dan berhasil mengalahkan Zoe dalam dua tonjokan keras di rahang. "Jangan ditekan, nambahin sakit itu namanya," Selin berucap kasihan. Melihat Sadena meringis kesakitan. Ia mengambil sesuatu dari tasnya. "Pake ini," Itu sebuah salep lebam yang selalu ia bawa. "Lebih baik. Nggak bikin lengket di kulit. Dan pastinya langsung meresap ke sumber sakit." "Lo ngiklan?"
1011.9K viewsCompletedAdded to Library 308 Times as sekedar
Read
+Library
Senandika

Senandika

Ketemuan di perpus, ya. Notifikasi dari Shera kembali muncul di layar ponselnya. Melihat chat yang dikirim Shera, ide gila muncul di kepalanya begitu saja, tanpa komando. Jevan segera membuka chat pribadi dan mengirimkan sebuah pesan. Setelah itu ia bergegas menyiapkan buku dan alat tulis, berpakaian, lalu mengambil kunci motornya, dan melajukan motornya setelah pamit kepada kedua orang tuanya.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as sekedar
Read
+Library
RETAK

RETAK

gumam Vitaloka sembari menatap langit-langit kamar apartemennya. Mulai besok, dia sudah mulai bekerja di perusahaan tersebut. Kembali bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Berharap kalau besok, kinerjanya bisa lebih bagus lagi. Notifikasi pesan masuk mengalihkan pikiran Vitaloka. Dia segera mengecek pesan masuk tersebut yang ternyata dari Sebastian. Laki-laki itu masih tidak tahu malu, sudah beristri. Kini malah menghubunginya lagi. Vitaloka tak ingin membuat Nesya sakit hati, dia mengabaikan pesan tersebut sekaligus menghapusnya.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as sekedar
Read
+Library
PUDAR

PUDAR

Dia keluar setengah mengendap untuk menghindari pertemuan dengan Tika dan Mario yang ada di unit sebelah. Memilih minimarket terdekat yang tak banyak pengunjung membuat Kevin cukup senang. Setelah menyodorkan selembar satu dollar Singapura yang ada dalam saku, Kevin memilih duduk di counter minimarket untuk menikmati secup mie instan yang telah ia seduh. Kartu kredit milik Dito Pramono yang diberikan padanya ia bawah namun malah ia tindih dengan ponselnya. Entah mengapa Kevin masih enggan menggunakannya meski hanya untuk membeli makanan instan dan air mineral.
583 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as sekedar
Read
+Library
SEAN

SEAN

Meihao de Xiwangsersekej seph
Melihat bagaimana keadaan sang putra. Sean menatap keluar gedung perusahaannya. Terlihat dengan jelas megahnya gedung pencakar langit yang dia lihat saat ini. Sudah hampir setahun Greysie meninggalkannya. Dan tidak ada kabar sama sekali. Semenjak Greysie meninggalkannya, Sean lebih memilih tinggal di apartemen dan fokus pada perusahaannya yang berbasis teknologi. Yang tidak lain adalah Zenobex Corporation. Perusahaannya yang dia bangun sendiri dari kerja kerasnya.
9.315.4K viewsOngoingAdded to Library 400 Times as sekedar
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Maafkan aku, yang tak bisa mengembalikan jejak kakimu Untuk kemudian kau berikan pada lainnya Atau tanah yang kau bisiski Biarkan aku sebagai perawat untuknya Perpisahan, satu hal yang tak diinginkan. Walau begitu, kenangannya tentang seseorang membuat Zamrud harus pergi. Entah berapa langkah lagi dia akan benar-benar akan keluar atau tetap terjebak dalam permainannya sendiri. Zamrud meninggalkan Dewi dan Nyimas untuk pergi ke kota. Bohong, dia harus berbohong terus demi cintanya. Banyak yang bilang dia pria tak berlogika. Hanya mementingkan keberadaan dirinya tanpa tahu manusia lain juga mempunyai perasaan. Entah apa hubungannya, bagi Zamrud dia harus cepat menyelesaikan pelik diri sendiri
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as sekedar
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status