Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

Ia benar-benar tak ingin sendirian malam ini. ………………………………… Note : Silakan masukin ke koleksi buku kalian & kasih review yang ok punya. biar saya tambah semangat updatenya...hehehehe
9.88.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai sekumpulan
Baca
+Pustaka
Senandika

Senandika

bersamaan dengan pemberitahuan itu, Bu Sarah menulis banyak kelompok dan nama-nama anggotanya di papan tulis. Dari tempat duduknya, Shera melihat papan tulis dengan tidak begitu tertarik. Baginya mau sekelompok sama siapa saja tidak masalah, asal mau sama-sama bekerja, bukan hanya menumpang nama dan tugasnya dibebankan ke orang lain. "Enak banget lo satu kelompok sama Jevan," bisik Chaca sambil menyikut lengan Shera membuat cewek itu mencari namanya di papan. Ada di kelompok 3, di bawah nama Jevan.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai sekumpulan
Baca
+Pustaka
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Apa yang sedang terjadi? bersambung...
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai sekumpulan
Baca
+Pustaka
Sekuntum Rindu

Sekuntum Rindu

Di suatu sore, di sebuah kawasan perumahan mewah di Bukit Kendal Asri suasana nampak tenang dan nyaman. Dari balkon rumah Pak Abdi pemandangan sungguh nampak elok, dimana Gunung Ungaran, Gunung Merapi, Gunung Merbabu dan Gunung Andong terpapar dengan jelas. Nando yang sedang menghadap kopi panas dan kue coklat kesukaannya tengah berbincang dengan Ibu dan Ayahnya. Di sekitar tempatnya duduk terdapat susunan pot yang berisi bunga matahari. Nando tersenyum, 'biarpun aku tak disini selama empat tahun namun bunga ini tetap mekar. Ah! bunga kenangan yang mempesona. Nayla, bunga ini ibarat dirimu, walaupun tidak dalam jangkauan mata namun tetap ada dalam ingatan'. Kopi yang terletak dihadapan pun i
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai sekumpulan
Baca
+Pustaka
Kelabu

Kelabu

“Kakak” “Kakak” “KAKAK” panggil Leo untuk ketiga kalinya sembari menggoyangkan lengan Dania. “Iya kenapa?” “Leo mau serang Dinosaurusnya, kakak kok malah bengong sih?” protes anak itu. Dania menggaruk kepalanya, “Ah... Iya, maaf maaf hehe.” jawabnya cengengesan. Bibir Leo mengerucut, menampakkan ekspresi cemberut karena kakaknya yang sedari tadi bengong sambil menggoyangkan mainan dinosaurus yang dipegangnya dengan asal.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai sekumpulan
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Hanya menggunakan sebilah bambu panjang. "Dadaaaah Kak Devi!" seru Dara riang. Gadis itu tak henti-hentinya mengumbar senyum begitu menaiki wisata yang sebelumnya hanya ia liat di televisi. Tak berselang lama setelah lanting keluarga mas Adry berangkat, lelaki itu kemudian datang. "Mana Ayah, Ibu dan Dara?" Aku menunjuk tiga orang yang duduk sambil berpegangan erat di atas lanting yang kian menjauh itu.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai sekumpulan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status