Pembantu Berbahaya
Selimut sutra berwarna pink membungkusnya dengan hangat, sementara seprai katun bermutu tinggi di ranjang Alya memastikan setiap sentuhan terasa nyaman, membantu proses pemulihannya.
Axton duduk di tepi ranjang, tubuhnya condong ke arah mereka berdua. Pandangannya yang biasanya tajam dan waspada, kini meleleh penuh kelembutan, tak pernah beranjak dari wajah Alya dan bayi mereka. Tangannya yang kuat dengan erat menggenggam tangan Alya, jari-jarinya terkait erat. Sesekali, ia mengangkat tangan itu, membawanya ke bibirnya, dan menempelkan sebuah ciuman penuh syukur.
Hot Chapters