Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Siapa yang harus disalahkan? Dalam kegelapan, Huo Mian menghela nafas dengan lembut. Dia tahu bahwa beberapa hal tidak dapat dijauhkan selamanya. Ini adalah hal-hal yang tidak bisa dihindari. Pinggiran kota, di distrik kelas atas- Sebuah Audi R8 perak melaju perlahan ke halaman rumah megah, dan selusin penjaga membungkuk ke arah mobilnya dengan hormat.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as semi action
Read
+Library
SEMALAM DENGAN PREMAN

SEMALAM DENGAN PREMAN

Kenapa ia merasakan benda kecil? Satu detik Dua detik Tiga detik “Aaaaa!” Perempuan itu terpekik kaget. Dengan spontan ia bangun dari baringannya. Terduduk dengan selimut yang ia tarik untuk menutup tubuhnya. Seorang pria yang tadi berada di sampingnya mengerjap. Pria itu mendesis kecil. “Ssshh, pusing …,” ucapnya dengan nada berat.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as semi action
Read
+Library
Memory

Memory

POV. Aksara Dari pantulan kaca spion, aku melihat Hasna berdiri--dia sempat melambaikan tangan dengan ragu. Aku yakin dia akan menunggu, walaupun aku datang terlambat. Aku pasti datang, itu janjiku.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 161 Times as semi action
Read
+Library
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Kompleks perumahan yang setahu Diana cukup elit di Semarang. Diana berhenti di depan rumah dengan pagar hitam yang menjulang tinggi. “Mba Novia, aku udah di depan rumah Bukitsari Raya IV Nomor 56 ya” Diana menelepon dari dalam mobil. “Masuk dulu ya Di, Mama belum selesai. Bentar aku bukain pintu” jawab Mba Novia dari ujung telephone. Ketika Diana melewati pagar, tak henti Diana kagum dengan rumah dua lantai bercat putih dengan pilar – pilar di depannya. ‘Ini mah istana, bukan rumah’ gumamnya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as semi action
Read
+Library
Fake

Fake

Tatapan Shena terasa dingin dan membunuh. Kalah telak, peringatan Shena tidak main-main. Jika Shena sudah mengeluarkan aura dingin mematikan seperti ini dia tidak akan segan menghabisi bahkan membunuh siapapun yang membuat masalah padanya. Ali diam dia tidak mungkin bisa mengalahkan Shena terlebih lagi pendukung Shena dalam geng ini lebih banyak. Ali memilih pergi tanpa sepatah katapun meninggalkan teman-temannya di sana.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as semi action
Read
+Library
Euforia

Euforia

Akan tetapi, hari ini berbeda. "Yang cepat, ya, Pak. Aku takut kalau lama-lama semobil dengan ini makhluk, takut diterkam, betinanya garang banget," adu Eiden seraya mengusap kedua lengannya seolah sedang merinding. "GUE BUNUH, YA, LO LAMA-LAMA!" ~ "Makasih." Eiden mengernyit. "Udah? Makasih doang, nih?" godanya sambil menaik-naikkan kedua alisnya.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as semi action
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

Ans18prend69
“Erviiiin! Ini udah seru-seru loh ceritanya kenapa balik lagi ke situ sih?” “La, dengerin aku, mungkin ini salah satu usaha terakhirku hari ini untuk nembak kamu. Kan banyak yang menganggap kalau player itu kelakuan yang minus. Nih ya, minus ketemu minus itu jadinya positif, La. Makanya perlu kita coba.” “Tergantung, ketemunya pake tanda tambah apa tanda kali. Kalo tanda tambah, kan minusnya jadi semakin gede. Kalo tanda kali, baru bisa jadi positif.”
1039.0K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as semi action
Read
+Library
Me

Me

Meski Rebin meyakinkan kalau itu bukan kesalahan Lea, Lucia bersihkukuh untuk tidak membiarkan Rebin mengajak Lea agar tinggal dirumahnya. Lea menjalani aktifitasnya seperti biasa, Lea memiliki paras yang cantik dengan tubuh atletis dan enchepalon yang memiliki DHA luar biasa. Dia benar-benar gadis luar biasa dengan ingatan sempurna. Setidaknya begitulah yang dilihat Rebin kala itu. Ya, Rebin tidak salah, karena Lea memang gadis yang seperti itu. Meski sebenarnya dia memiliki Short Memory Syndrome. “ Nyonya, Waktunya makan.” Sahut seorang pria yang mengetuk pintu kamar Lea. Dia memanggil Lea dari luar pintu kamar.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as semi action
Read
+Library
Bukan Semata Fisik

Bukan Semata Fisik

Chapter 58 Penyesalan dan gelisah “APA!” Sahut Kaivan dan Fara bersamaan tak percaya dengan ucapan yang terlontar Aathif Kata yang penuh dengan nada dadakan itu membuat Fara maupun Kaivan segera membabi buta membersihkan segalanya. Mungkin hanya dalam hitungan menit semua telah bersih dan kembali seperti semula, sungguh kekuatan yang hadir dalam detik akhir.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 271 Times as semi action
Read
+Library
PART-TIME

PART-TIME

Ia sudah siap memegang erat penggaris besinya dan menghembuskan nafas layaknya banteng dalam arena pertarungan. “Jika kau tak bisa lepas dari mainan besimu itu, maka situasinya akan jadi berbeda.” Elena yang tentunya berada di pihak temannya mulai membuat panas seisi ruangan. Sebenarnya, Mr. Sam dan Al itu sama sensitifnya. Tetapi, mereka memiliki perbedaan yang sangat kontras. “Elena benar, bagaimana jika jariku memencet tombol ini ya?” ancam Al tersenyum polos menunjukkan tombol ‘MULAI’ pada aplikasi streamingnya. “Itu akan benar-benar menjadi boomerang bagi anda, Mr. Sam,” tambah Al dengan santainya. “Cih.”
102.6K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as semi action
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status