LANGIT (Passionate Hurt #2)
Saat kami sudah duduk, aku melihat Langit yang sudah muncul dari tempat kami berciuman tadi.
Aku kembali gemetar. Malam ini dia sangat tampan, yah, dari dulu dia memang tampan. Kemeja putih dari bahan sutra yang membungkus tubuhnya yang berotot dan jas potongan eropa buatan desainer luar negeri itu sangat pas di badan Langit dan membuatnya sangat sexy. Rambutnya yang panjang bergelombang di cepol, dan aku tadi meremasnya. Perutku tiba-tiba menghangat. Kakinya dibungkus celana dengan jahitan yang rapi, membentuk otot kakinya dan bokongnya yang seksi, dan kaki itu tadi bersentuhan dengan pahaku.
"Wajahmu merah Rizka." Jace kembali menatapku heran, lalu dia mengikuti arah pandanganku, dan dia t
Bab Populer