Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Senja Pertama

Senja Pertama

Itulah keinginan pertama Nana saat ia bisa melihat lagi, melihat senja pertama dengan orang yang dia cintai. Matahari dipucuk peraduan. Sinar jingga menyapu seluruh pantai dan laut di depan Nana dan Sendanu. Pantulan bayangan yang terbentuk di air semakin membuat indah senja sore itu. Kebahagiaan Nana telah kembali bersama dengan senja pertama yang datang lagi dalam hidupnya.
7.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 258 Beses bilang senja di pantai
Read
+Library
Hasrat dan Obsesi Paman Suamiku

Hasrat dan Obsesi Paman Suamiku

ujar Selina terpana menatap bukit karang dan pasir putih yang membentang luas di bawah sana. Tepat ketika kaki mereka berdua menginjakkan tapak pertama di atas hamparan pasir pantai yang putih dan halus, angin laut berhembus lumayan kencang. Selina memegangi topinya seraya tersenyum menikmati udara pantai yang menyegarkan. Namun, ketenangan itu hanya bertahan beberapa detik. Dari arah puncak karang tebing di atas mereka, seekor burung camar lokal bertubuh gemuk dengan tatapan amat percaya diri mendadak meluncur menukik tajam dari udara.
12.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 398 Beses bilang senja di pantai
Read
+Library
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

Tapi dadanya terasa ringan. Saat Rendra pulang, ia menemukan Anggi masih duduk di lantai, menatap kertas. “Kamu melukis lagi,” katanya, hampir berbisik. Anggi mengangguk. “Aku kangen.” Rendra tersenyum. “Aku senang kamu ingat.” Musim kemarau mencapai puncaknya. Panas memaksa semua orang melambat. Rafa sempat mengeluh bosan.
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 75 Beses bilang senja di pantai
Read
+Library
The Merman

The Merman

Mereka melanjutkan perjalanan menuju ke pantai. Namun di pantai orang-orang semakin ramai, yang membuat Keana semakin heran adalah beberapa dari mereka membawa semacam jaring, perangkap dan benda lainnya. Padahal ini adalah pantai tempat rekreasi, sedangkan tempat kapal-kapal untuk menangkap ikan ada diujung sana. Keana mendekati kerumunan orang-orang itu dengan tangan kirinya yang entah sejak bertautan dengan tangan kanan Arthur.
9.916.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 599 Beses bilang senja di pantai
Read
+Library
Dimanja Nyonya Dan Nona Muda

Dimanja Nyonya Dan Nona Muda

"Oh iya, udah sore ternyata ya." Sinta langsung berlari kecil menghampiri Juned, lalu menggenggam kedua tangan pria itu sambil memasang wajah memelas yang manja. "Yuk, jalan-jalan di pantai sekarang! Kita cari spot yang bagus buat menikmati sunset, mumpung suasananya lagi pas banget ini," ajak Sinta penuh harap.
9.9250.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 6.8K Beses bilang senja di pantai
Ipakita ang mga Review (23)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Basahin ang Lahat ng Review
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Senala hanya tersenyum dan menyantap ikan bakar dengan adat yang sudah diajarkan Mamak Jambul. Selesai makan, mereka berdua duduk di bawah pohon rindang, menikmati angin sepoi-sepoi yang bertiup lembut. Rimba menatap Senala, merasa ada sesuatu yang berbeda dari gadis itu. Dia tidak hanya kuat dan tangkas, tetapi juga cerdas dan penuh kejutan. "Senala," panggil Rimba. Suaranya pelan. "Kenapa kamu mau membantuku?"
101.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 60 Beses bilang senja di pantai
Read
+Library
Seruni Senja

Seruni Senja

kata Navi. “Kenapa kamu bawa jaket dua?” tanya Tidan. “Ahhh sengaja saja buat jaga-jaga jika Ira nanti kedinginan dia kan tidak pernah membawa jaket,” jawab Navi. “Ahhh baiklah,” jawab Tidan. Ira pun tersenyum. Hari pun semakin sore, mereka memesan mi rebus untuk di makan di pinggir pantai. Setelah makan mereka memutuskan untuk kembali ke warung batagor.
106.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 169 Beses bilang senja di pantai
Read
+Library
RENATA DAN SAMUDERA BIRU

RENATA DAN SAMUDERA BIRU

‘Sejauh apa kita pergi, tanah, air dan udara di mana kita lahir selalu punya cara untuk memanggil pulang’ Pulau kecil itu sangat indah dan bertabur cahaya matahari tenggelam. Karang dengan ceruk-ceruk dalam dan tumbuhan khas pantai terpahat anggun di sekitarnya. “Apa ini raja ampat?” tanya Renata sambil melepas helm. Pasir putih menyapa kaki kecilnya saat turun dari punggung Samudera Biru.
1013.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 430 Beses bilang senja di pantai
Ipakita ang mga Review (74)
Read
+Library
Dewa Amour
Samudra Biru, sungguh nama yang indah dan terkesan kharismatik. Gue suka beet cerita fantasi. Begitu baca blurd novel ini langsung mampir, dan ... jatuh cinta untuk membacanya sampai end. Salut buat yg nulis. Sehat terus ya, Thoorr ...
kinoy.raomi
baca ini karena baca promosi authornya., eh pas baca.. wah gila sih.. langsung jatuh cinta... kerenn.. sukakkk... up yang rajin up nya thor biar bisa nangkring di depan.. sayang kalok cerita sebagus ini sepi2 aja hehe
Basahin ang Lahat ng Review
SENYAWA

SENYAWA

Ada senyum tersungging di bibir Varo mendengar ucapan Meera. “Ga usah takut sama aku, Ra. Aku udah jinak,” ucap Varo sambil melihat Meera di pantulan pintu lift. “Iya, aku tahu, kok,” ucap Meera lagi. Ia sedikit mencengkeram tas sandang yang dipegangnya, rasanya sangat canggung di dalam satu lift dengan Varo. “Memang ada acara apa sampai harus pulang cepat, Ra?” tanya Varo penuh selidik, matanya pun ia picingkan demi melihat gerak gerik Meera dari pantulan pintu lift.
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 58 Beses bilang senja di pantai
Read
+Library
Jodoh untuk Senja

Jodoh untuk Senja

Sedangkan, Langit mengikuti di belakang mereka dengan raut wajah tak bisa diartikan. Sejak pintu utama dibuka, mata Senja membulat sempurna. Sungguh pesta ini di luar nalar seorang Senja. Jika pesta sebelumnya Senja berpenampilan sederhana, kali ini dia berpakaian layaknya tamu lainnya. "Indah sekali." tak sadar bibir Senja mengeluarkan kata-kata. "Sudah kubilang jangan norak!" bisik Bima dengan mendekatkan bibirnya ke telinga Senja membuatnya cukup meremang.
1.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 34 Beses bilang senja di pantai
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status