Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bos, Jangan! Nanti Ketahuan

Bos, Jangan! Nanti Ketahuan

"Tapi, dia tidak tua-tua amat sih. Wajahnya masih awet muda dan ganteng lagi. Masih sama kayak dulu, tapi dulu ngeselin." "Ah sudahlah, kopi saja. Kalau tidak mau yaudah terserah. Siapa suruh datang lebih cepat," sambung Selena akhirnya. Tidak berapa lama, harum kopi menguar ke seluruh ruangan. Selena membawa nampan yang berisi kopi panas dengan asapnya yang masih mengepul. Dengan masih mengenakan baju yang sama, daster tipis putih tanpa lengan.
9.91.6M viewsOngoingAdded to Library 36.1K Times as senja kopi
Show Reviews (59)
Read
+Library
Laracroft
Ceritanya bagus, karakter haris manly banget, ga pecundang seperti novel yg aku baca. Selena jg orgnya kuat, walaupun keras kepala. Percintaan 18+ author deskripsi jelas bgt. Menurut aku ini novel percintaan bos sekretaris paling bagus yg udah pernah aku baca! Keep it up author..
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Read All Reviews
Hasrat Terlarang Sang Idol

Hasrat Terlarang Sang Idol

suara Kenzo terdengar dari arah belakang. Ayla menoleh, sedikit kaget. Kenzo muncul sambil membawa dua gelas kopi—satu hitam, satu latte. “Belum,” jawab Ayla singkat. “Masih ngecek ini dulu.” Kenzo menyodorkan salah satu gelas padanya. “Aku nebak aja... kau tipe yang nggak suka kopi terlalu pahit.” Ayla sempat ragu, lalu mengambil gelas itu. “Kenapa kau pikir gitu?”
101.5K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as senja kopi
Read
+Library
Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

*** Sore itu, di sebuah kafe tersembunyi di Dago Atas yang dikelilingi pepohonan pinus dan bangku-bangku kayu berukir, Senja dan Zelina duduk berhadapan. Di atas meja, dua cangkir kopi hitam menguarkan aroma tajam, bercampur semilir angin yang membawa bau hujan dari kejauhan. “Zelina,” ucap Senja sambil menyandarkan dagu di tangan, “kamu bakal datang ke ulang tahun kakekku, kan?” Nada suaranya menggoda, tapi matanya mengamati Zelina dengan lebih dari sekadar keingintahuan.
10139.3K viewsCompletedAdded to Library 4.6K Times as senja kopi
Show Reviews (17)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Dinlea
novel ini bagus ceritanya.. cm terkadang ada rasa utk menskip krn bahasa yg digunakan terlalu bagus.. shg aku yg kurang pandai ini lebih suka bahasa yg langsung tp the poin dari cerita. tanpa perumpamaan.. maaf y Thor mksh
Read All Reviews
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Papa dan Kak Dika yang kebetulan sedang santai di rumah pun ikut bergabung. Selin mengeluarkan barang satu per satu: "Ini buat Mama, mukena sutra asli yang lembut, beberapa pot lulur Bali sama tas rotan etnik yang Mama titip kemarin." "Ini buat Papa." Papa menerima beberapa bungkus kopi kintamani sama kaos khas Bali. "Wah, mantap." Sahut Papa. "Buat gue mana?" Potong Kak Dika. "Sabar, Kak! Ini beberapa pie susu, kacang khas Bali, dan baju barong buat Kak Dika pakai tidur," Selin terkekeh melihat ekspresi kakaknya.
10712 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as senja kopi
Read
+Library
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

Bau darah yang ia buka membuat aroma di sekitarnya pun ikut menyeruak merasakan bau itu. sungguh jika ada satu orang pun yang tau hal menjijikan ini, mungkin Sumi sudah habis dihujat oleh orang-orang akibat aksinya tersebut. Lagi pula siapa yang bernafsu jika meminum kopi, yang rupanya menjijikan tersebut. Sumi keluar membawa segelas kopi, yang akan ia berikan kepada Tio. Terlihat disana Tio sedang duduk sembari bermain ponsel miliknya.
10485 viewsCompletedAdded to Library 10 Times as senja kopi
Read
+Library
Dinodai CEO Kejam

Dinodai CEO Kejam

"Benar-benar tidak waras! Bagaimana caranya aku membawa dua puluh gelas kopi sendirian dan ... menyeberang?" Sena pun terus mendengus kesal, walaupun setelah Henry memberinya uang, Sena pun langsung pergi ke cafe seberang. "Aku mau dua puluh gelas kopi dingin. Ini catatannya," pesan Sena sambil menyerahkan catatan dari Henry. "Baik, Nona! Ini totalnya dan untuk kopinya silahkan ditunggu dulu ya." Kasir itu segera memberikan nota dan Sena membayarnya sebelum ia duduk menunggu di sebuah kursi di sudut ruangan.
9.4447.0K viewsCompletedAdded to Library 10.3K Times as senja kopi
Read
+Library
Siasat Cinta Big Bos

Siasat Cinta Big Bos

Ia tidak tahu bahwa Natasya hari ini tak masuk kantor karena sakit. Setelah kembali duduk, Jayadi menelpon Lena, " buatkan saya kopi!" "Baik, Pak." Lena segera menghubungi Dina untuk membuatkan kopi. Sepuluh menit kemudian, Dina mengetuk pintu ruangan Jayadi dan membawa secangkir kopi hitam Arabica terbaik yang biasanya khusus disediakan untuk Big Bos. Sebab si Bos penggemar kopi, Lena selalu menyempatkan memesan bubuk-bubuk kopi terbaik dari berbagai daerah dan juga luar negeri. Jika tak ada lagi stok yang dipesan khusus, Lena akan membeli sendiri kopi untuk keperluan Big Bos di supermarket. Ia tak mempercayakan untuk hal yang satu ini ke orang lain.
6.7K viewsCompletedAdded to Library 213 Times as senja kopi
Read
+Library
Suamiku Bukan Tukang Bakso Biasa

Suamiku Bukan Tukang Bakso Biasa

] Dewi. Kembali ia memijat pelipisnya yang terasa tegang, entah apa yang terjadi pada adik iparnya itu. "Semua orang memang gila!" pekik Sena. Arka kembali masuk ke ruangan Sena, ia menatap bosnya dengan penuh tanya. "Tuan, saya buatkan kopi atau teh ya?" tanya Arka. "Kopi saja, jangan terlalu manis!" tegas Sena.
102.7K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as senja kopi
Read
+Library
Terjerat Cinta Kakak Ipar

Terjerat Cinta Kakak Ipar

kata Senja apa adanya. Selesai dengan tugas dapur, Senja memang melanjutkan tugasnya yaitu; menyiapkan camilan juga minuman untuk Juan dan Nada. Memotong brownis coklat yang tersedia di kulkas lalu membuat kopi, dua hal tersebut dia lakukan sebelum kemudian membawanya ke lantai dua—tempat ruang kerja Juan berada. "Disuruh Papa apa inisiatif sendiri?" tanya Kirania sambil menaikkan sebelah alis.
1032.7K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as senja kopi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status