Gairah Liar Perselingkuhan
Aroma khasnya yang manis dan sedikit asam menguar, memabukkan dan semakin memacu gairahku.
"Achhh…iyaa... Kai... di situ..." Serenity meracau di antara ciuman kami, tubuhnya semakin menggeliat di kursi. Kursi itu berderit kecil seiring gerakannya yang semakin intens. Aku menurutinya, mempercepat tempo gerakanku. Jariku bergerak lincah, membelai klitorisnya yang mungil dengan tekanan yang semakin kuat. Aku bisa merasakan tubuhnya menegang, otot-otot vaginanya mencengkeram jariku dengan kuat.