Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Shamans

Shamans

Ha padanya seharusnya tidak akan menyakiti dirinya sendiri. Seperti kertas jimat, mungkin akan melukainya dan Mr. Ha saat menyentuhnya. Namun, Mr. Ha tidak akan mungkin bisa melakukan apa yang shaman bisa lakukan, seperti melantunkan ayat sutra yang mampu menyakitinya berkali-kali lipat. Dengan gemetar dan menunduk, hantu anak kecil itu mulai memberitahukan kalau ia bertemu seorang Noona yang memiliki rubah seputih salju bermata biru di balik punggungnya.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as shanum
Read
+Library
Renjana

Renjana

sahut Irma ikut nimbrung. Akhirnya, kami berjalan menuju kos Lia yang ada dibelakang sekolah, kami ada enam orang, aku, Lia yang tomboy itu kelihatan dari cara jalannya yang mirip cowok, Rahma, cewek tinggi yang melebihi tinggiku dengan kulit putih dan tubuh berisi (dia teman sesama penggemar korea), Ida sohibku, kemana-mana ada dia, yang paling mengerti aku, cewek berpotongan rambut bob, tinggi hampir sama denganku, tapi kulitnya lebih gelap, Irine, dia teman yang paling pintar dan logis diantara kami tentunya, Julia, posturnya pendek, namun pandai bicara alias cerewet, tak heran jika dia menjuarai lomba debat.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as shanum
Read
+Library
KURENSIA

KURENSIA

pinta Agarish “Eh, kenapa?” “Saya pengen tahu,” “Gak sibuk?” “Untuk mu gak ada yang sibuk.” “Oke deh, nanti aku kab-eh aku kan gak punya nomber Om.” Agarish mengeluarkan ponsel nya dari saku celana nya. “Ketik nomber mu,” suruh Agarish Aira menerima ponsel Agarish, dan mengetik nomornya. “Sudah.”
102.5K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as shanum
Read
+Library
Shirea

Shirea

Aku tidak tahu cairan macam apa yang digunakannya, tapi yang jelas cairan itu terasa panas hingga aku harus mencengkeram gaunku untuk menahan sakit. “Ini adalah penawar racun. Sisanya, tolong di minumkan segera untuk membersihkan racunnya dari dalam.” Lavina sambil menyodorkan ramuan itu pada putra mahkota. Aku meminumnya tanpa menolak sedikit pun. Rasanya manis seperti gula, tapi meninggalkan rasa pahit di tenggorokan. Tak lama, seseorang datang setelah Lavina pamit mundur. Dia—terlihat seperti orang suci yang akan menikahkan kami.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 396 Times as shanum
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

"Kenapa berlebihan sekali? Panggil Mawar saja, jika di depannya kau boleh panggil aku nona," Anita hanya diam saja tidak tahu harus menjawab apa. "Lalu nama mereka siapa?" Tanya Mawar, yang dia maksud adalah tiga orang pelayan yang berjejer di dekat Anita. "Mereka semua asli penduduk Jepang, nona. Yang mempunyai rambut pendek itu namanya Akari, lalu perempuan yang memiliki kulit paling putih di antara mereka bernama Ami, dia orang yang bersahabat nona, dia teman pertama saya saat bekerja disini," ucap Anita tersenyum pada Mawar. "lalu yang terakhir yang memiliki tubuh paling pendek tapi memiliki wajah cantik, namamya Hanasita, pelayan yang lain biasa memanggilnya Hana. Oh ya nona, Hanasita a
106.0K viewsOngoingAdded to Library 222 Times as shanum
Read
+Library
Seruni Senja

Seruni Senja

Tanya Nise yang masih sedikit bingung “Benar jadi kita tidak perlu menulis nama jika kita berpisah kelak, kamu bisa menggunakan lambang bunga untuk keterangan nama jika ingin mengirimi kabar lewat SMS ataupu surat, ini lebih memudahkan untuk kita saling mengingat.” Jelas Icus Ira dan Alala pun mengangguk dan tersenyum melihat Nise. “Kalau kalian lambang apa?” Tanya Nise “Aku bintang, Icus bulan, dan Ira Love si ratu cinta.” Jawab Alala,
106.8K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as shanum
Read
+Library
EMERALD

EMERALD

Gue mau belajar beg*. Lo kelas ips berapa Sam? Samuel : Ada angin apa nih lo? Lo gak kesambet kan Lin? Ciee... Mau sekelas ya lu sama gue hahahah. Alin : Iya Samuel ganteng. BACOT BANGET SIH LU. Samuel : Iya iya, gue ips 3. Lo gak usah khawatir tentang Freya biar nanti gue urus dia.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as shanum
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Nihil, kalo Joi bilang tidak ya tidak. Senyum Baskara terbentuk indah, sempat dipuji Joi dalam hati. Ya ... kalau tentang ketampanan sih Joi tak dapat menyangkal. "Ayo masuk!" Beda dari biasanya, Baskara tidak lagi menyeret Joi seperti yang lalu. Kini ia mengimbangi jalan cewek itu, sehingga terlihat alami. Padahal Joita sedang menahan umpatan sekarang, karena Baskara mengapitnya tepat di ketek. Tidak bau, harum malah. Sayang, Joi tidak menyukai aromanya, dapat ia tebak bahwa Baskara memakai aroma citrus. Ya, citrus, parfum yang kata orang segar karena beraroma jeruk. Tapi, lain lagi untuk Joi. "Selera parfum lo aneh!"
7.53.0K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as shanum
Read
+Library
Adinda

Adinda

Kriiit! Suara, pintu belakang rumah Giyo dibuka oleh Ibu Nur. Dua orang wanita beda generasi tersebut, masuk ke dalam rumah dengan warna cat biru laut itu, sang ibu langsung menyiapkan kolak yang dijanjikannya. Baru saja, Adinda ingin menyuapkan sendok makan yang berisi. Kuah kolak kental berwarna cokelat keputihan yang disebabkan oleh santan. “Aaammm.”
1018.2K viewsOngoingAdded to Library 601 Times as shanum
Show Reviews (41)
Read
+Library
Adiarizki
Terima kasih banyak juga untuk Rea yang sudah berkenan mengirimkan Permatanya, hingga detik ini Autoa sendiri masih belum percaya. REA begitu solid dalam memberikan Autoa semangat untuk selalu maju, dan belajar.
Kejora Bersinar
Terima kasih sudah menghadirkan cerita yang berbeda, Toa.🙏💗💗 Kalau selama ini aku baca kisah CEO/Molioner. Orang kayalah inti nya, talernyata sama Autoa kehidupan sederhana jadi cerita yang menarik dan enak dibaca.❤❤❤🤗
Read All Reviews
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status