Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perfect Partner in Life

Perfect Partner in Life

Beruntung ada produk sunblock yang mampu menyelamatkan kulit kita dari sinar matahari. Shanum berdiri di tepi pantai, membiarkan ombak menyapu kakinya dan menikmatinya. Ia tersenyum melihat anak- anak yang asik bermain di pantai bersama orang tua mereka. Ombak siang ini memang cukup bersahabat. Jadi, aman untuk anak- anak bermain di bibir pantai. Meski begitu, para orang tua tetap harus berhati- hati dalam mengawasi buah hati mereka.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai shanum
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

sahut Irma ikut nimbrung. Akhirnya, kami berjalan menuju kos Lia yang ada dibelakang sekolah, kami ada enam orang, aku, Lia yang tomboy itu kelihatan dari cara jalannya yang mirip cowok, Rahma, cewek tinggi yang melebihi tinggiku dengan kulit putih dan tubuh berisi (dia teman sesama penggemar korea), Ida sohibku, kemana-mana ada dia, yang paling mengerti aku, cewek berpotongan rambut bob, tinggi hampir sama denganku, tapi kulitnya lebih gelap, Irine, dia teman yang paling pintar dan logis diantara kami tentunya, Julia, posturnya pendek, namun pandai bicara alias cerewet, tak heran jika dia menjuarai lomba debat.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai shanum
Baca
+Pustaka
KURENSIA

KURENSIA

pinta Agarish “Eh, kenapa?” “Saya pengen tahu,” “Gak sibuk?” “Untuk mu gak ada yang sibuk.” “Oke deh, nanti aku kab-eh aku kan gak punya nomber Om.” Agarish mengeluarkan ponsel nya dari saku celana nya. “Ketik nomber mu,” suruh Agarish Aira menerima ponsel Agarish, dan mengetik nomornya. “Sudah.”
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai shanum
Baca
+Pustaka
Shirea

Shirea

Aku tidak tahu cairan macam apa yang digunakannya, tapi yang jelas cairan itu terasa panas hingga aku harus mencengkeram gaunku untuk menahan sakit. “Ini adalah penawar racun. Sisanya, tolong di minumkan segera untuk membersihkan racunnya dari dalam.” Lavina sambil menyodorkan ramuan itu pada putra mahkota. Aku meminumnya tanpa menolak sedikit pun. Rasanya manis seperti gula, tapi meninggalkan rasa pahit di tenggorokan. Tak lama, seseorang datang setelah Lavina pamit mundur. Dia—terlihat seperti orang suci yang akan menikahkan kami.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 390 kali sebagai shanum
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

"Kenapa berlebihan sekali? Panggil Mawar saja, jika di depannya kau boleh panggil aku nona," Anita hanya diam saja tidak tahu harus menjawab apa. "Lalu nama mereka siapa?" Tanya Mawar, yang dia maksud adalah tiga orang pelayan yang berjejer di dekat Anita. "Mereka semua asli penduduk Jepang, nona. Yang mempunyai rambut pendek itu namanya Akari, lalu perempuan yang memiliki kulit paling putih di antara mereka bernama Ami, dia orang yang bersahabat nona, dia teman pertama saya saat bekerja disini," ucap Anita tersenyum pada Mawar. "lalu yang terakhir yang memiliki tubuh paling pendek tapi memiliki wajah cantik, namamya Hanasita, pelayan yang lain biasa memanggilnya Hana. Oh ya nona, Hanasita a
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai shanum
Baca
+Pustaka
Seruni Senja

Seruni Senja

Tanya Nise yang masih sedikit bingung “Benar jadi kita tidak perlu menulis nama jika kita berpisah kelak, kamu bisa menggunakan lambang bunga untuk keterangan nama jika ingin mengirimi kabar lewat SMS ataupu surat, ini lebih memudahkan untuk kita saling mengingat.” Jelas Icus Ira dan Alala pun mengangguk dan tersenyum melihat Nise. “Kalau kalian lambang apa?” Tanya Nise “Aku bintang, Icus bulan, dan Ira Love si ratu cinta.” Jawab Alala,
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai shanum
Baca
+Pustaka
EMERALD

EMERALD

Gue mau belajar beg*. Lo kelas ips berapa Sam? Samuel : Ada angin apa nih lo? Lo gak kesambet kan Lin? Ciee... Mau sekelas ya lu sama gue hahahah. Alin : Iya Samuel ganteng. BACOT BANGET SIH LU. Samuel : Iya iya, gue ips 3. Lo gak usah khawatir tentang Freya biar nanti gue urus dia.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai shanum
Baca
+Pustaka
SEQUOIA

SEQUOIA

Nihil, kalo Joi bilang tidak ya tidak. Senyum Baskara terbentuk indah, sempat dipuji Joi dalam hati. Ya ... kalau tentang ketampanan sih Joi tak dapat menyangkal. "Ayo masuk!" Beda dari biasanya, Baskara tidak lagi menyeret Joi seperti yang lalu. Kini ia mengimbangi jalan cewek itu, sehingga terlihat alami. Padahal Joita sedang menahan umpatan sekarang, karena Baskara mengapitnya tepat di ketek. Tidak bau, harum malah. Sayang, Joi tidak menyukai aromanya, dapat ia tebak bahwa Baskara memakai aroma citrus. Ya, citrus, parfum yang kata orang segar karena beraroma jeruk. Tapi, lain lagi untuk Joi. "Selera parfum lo aneh!"
7.52.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai shanum
Baca
+Pustaka
Kinan

Kinan

tanya Kinan, seakan bisa menebak isi pikiran Noah. Noah mengangguk ragu, ia menaruh air mineral tersebut di sampingnya. "Ya, apa kau mau?" "Tentu saja." Kinan tersenyum, manis sekali. Matanya yang coklat disinari cahaya pagi. "Aku suka berteman dengan siapapun." "Terima kasih." ~•~
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai shanum
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status