Ayo Bercerai, Kapten!
“Kamu bukan pilihan kedua. Kamu bukan sampingan. Kamu bukan beban.”
Tangan Nathan naik, menyentuh lembut pipi Rachel yang basah.
“Kamu bukan kesalahan,” lanjutnya pelan, penuh penekanan di setiap kata. “Kalau ada yang nggak bisa lihat berharganya kamu… itu karena mereka buta, bukan karena kamu kurang.”
Rachel menggigit bibirnya, tangannya melemah di sisi tubuh.
“Kalau dia nggak bisa milih kamu,” Nathan membungkuk sedikit, menempelkan keningnya pada kening Rachel, “biar aku yang milih kamu. Setiap hari. Tanpa ragu.”
Hot Chapters