Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mertua, Awal Pembawa Petaka

Mertua, Awal Pembawa Petaka

Shanum masih tidak menyadari kesalahannya karena rasa tidak sukanya pada Zahra. *** Zahra mengusap cairan bening yang merembes dari sudut matanya, hatinya yang lembut tentu sangat sensitif. Zahra sama sekali tidak marah dengan apa yang dilakukan Shanum padanya hanya saja ia tidak bisa menahan air mata yang mendesak keluar. Sedih karena belum bisa meluluhkan hati Shanum, yang didapatkannya malah perlakuan kasar dari adik iparnya.
1064.8K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as shanum
Read
+Library
Saat Aku Pendarahan, Suamiku Menemani Simpanannya

Saat Aku Pendarahan, Suamiku Menemani Simpanannya

Tanpa disadari, senyum yang tadi terpampang di wajahnya telah digantikan oleh ekspresi takjub. Orang di sekitar juga mulai berbisik. "Dia itu pendamping siapa? Anggun banget!" "Dibandingkan dengan yang berdiri di sebelah Pak Stanley, auranya lebih terpancar dan cantiknya juga lebih berkelas." "Dia kayaknya karyawan Lumina. Dengar-dengar, obat antikanker mereka laris banget belakangan ini." "Kalian nggak pernah dengar soal dia? Namanya Shanaya. Dia anggota inti tim pengembangan obat Lumina. Orang sepertinya baru benar-benar bisa disebut berbakat sekaligus cantik ...."
9.358.8K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as shanum
Read
+Library
SILARIANG

SILARIANG

Itu lah mengapa ibu Hasnah mempersulit Tyo dengan meminta uang pannaik seratus juta. “Bagaimana dengan orang Jawa itu? Jadi ji datang?” tanya ibu Hasnah sambil memegang remote tivi, perempuan yang sudah melewati usia setengah abad itu tengah asik menonton sinetron. “Iye, Mak, mereka jadi datang, tapi dengan kakak Mas Tyo saja dengan istrinya yang akan datang minggu depan,” jawab Tenri dengan pelan. Gadis manis itu khawatir jika ibunya akan mempersulit lagi sementara Tyo sudah menyanggupi pannaik seratus juta itu.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as shanum
Read
+Library
Liara

Liara

Menyelesaikan setengah pekerjaan saja agar bisa menemani istrinya. "Aku tidak tahu kau suka atau tidak. Tapi, kata salah satu pegawaiku, ini enak." Hagan mengeluarkan buah tangan yang dibawa dari kantung. Liara melirik pada gelas plastik di tangan Hagan. "Itu apa?" Isinya berwarna coklat, ada putih, ada juga yang sedikit ungu. Cair, tetapi tidak secair minuman. Bukan jus atau susu.
9.535.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as shanum
Read
+Library
SEAN

SEAN

Meihao de Xiwangsersekej seph
Zenobex Corporation, Manhattan Pagi ini adalah pagi yang sangat indah untuk seorang Sean. Karena pagi ini ia akan bertemu dengan gadis yang sudah mencuri hatinya. Sean sengaja berangkat pagi-pagi untuk mempersiapkan ruangan yang akan di pakai oleh Greysie magang di perusahaannya dengan dibantu oleh Matias dan Livedor. Sean begitu semangat, sampai-sampai ia menjadi pusat pandangan kedua kaki tangannya. Ruangan minimalis yang di siapkan untuk tempat kerja Greysie dengan nuansa classic modern. Dengan di lengkapi sofa kecil untuk sekedar beristirahat menghilangkan penat. Sean sangat memperhatikan dari hal-hal yang terkecil untuk Greysie.
9.315.4K viewsOngoingAdded to Library 323 Times as shanum
Read
+Library
Viona

Viona

Salam hangat, Butiran Rinso. Harap maklum kalau ada salah kata atau typo maupun salah nama, aku belum sempat revisi.
1069.8K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as shanum
Show Reviews (20)
Read
+Library
ms huang
ceritanya bgs .... aku singgah bawa 5* kk...smangattt yaaa.... intip karyaku juga yukkk kk...judulnya KEKASIH BRENGSEKKU. hari ini up bab 18. cerita ttg hubungan toxic yang sering juga kita jumpai dikehidupan nyata. makasiii kk ...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
SENYAWA

SENYAWA

jawab seorang wanita dari dalam rumah. “Umma.” Meera meraih tangan ibunya kemudian mencium punggung tangannya. “Umma, kenalkan ini atasan Meera di kantor. Namanya Varo,” ucap Meera lembut memperkenalkan Varo. “Assalamu’alaikum, Nak.” Ibu Naina -Umma Nameera- kemudian menangkup kedua tangannya di depan wajahnya.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as shanum
Read
+Library
Koma

Koma

panjenengan Sampun nurunaken gerimis Ingkang nukulaken suket ijo Ingkang damel ati iki bungah Dari manusia yang tidak tahu cara. berterimakasih. Mungkin karena dia tidak pernah. ditolong, atau mungkin dia yang tak sadar ketika ditolong.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as shanum
Read
+Library
Selìni

Selìni

"Ssttt–" Oh, sial. Pasti ada sesuatu. "K, kenapa?" Hidung Calum mengendus sekitar, matanya makin menyipit. Kemudian bisa didengar jelas suara umpatan halus si alpha. Tak henti lontarkan kata kasar sebagai bentuk pengutaraan. "Cal–"
979 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as shanum
Read
+Library
Pemuas Hasrat Tuan Atasan

Pemuas Hasrat Tuan Atasan

Dibantingnya pot tersebut dengan keras hingga pecah berhamburan di lantai. Prang! Sorot mata Shanum nyalang, memandang pecahan di bawah kakinya, kemudian tanpa ragu mengambil salah satu pecahan itu. Sejenak Shanum memejamkan mata, tetes demi tetes cairan bening tak berhenti mengalir membasahi wajahnya. Pecahan keramik di tangan dia genggam begitu kuat sampai-sampai melukai telapak tangannya yang sudah mengalirkan darah segar.
1097.8K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as shanum
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status