OBSESI BARA
Namun kali ini, tepat Laila menatap ke depan, tak jauh dari sana ia melihat Shaka yang tengah berjalan ke arahnya.
Demi apa, hati Laila mendesis tak karuan. Walau belum terlalu dekat, tapi ada rasa dag dig dug saat melihatnya. Tatapan Laila semakin menunduk dengan bibir bawah yang ia gigit.
Shaka Muhammad Fatih. Siapa yang tidak mengenal sosok lelaki tersebut? Senior di kampusnya yang paling ramah, baik dan disegani. Tidak hanya itu, agamanya pun tidak perlu dipertanyakan lagi. Karena memang Shaka adalah sosok lelaki yang lulusan dari pesantren ternama.