Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sadena

Sadena

"Telat lima menit," celetuk Sadena, menatap Selin yang baru saja sampai dengan berlari tergopoh-gopoh. "Lama amat. Pantes aja lo gue sebut, keong." "Enak aja. Ini karena Pak Marwan lama banget keluarnya, terus kaki gue terlalu pendek tauu." Selin menggerutu. Napasnya masih ngos-ngosan.
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 259 Times as shorter
Read
+Library
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

jawab dong shao singkat Menyelesaikan urusannya di shen corp.. shen long mencoba untuk melihat perusahaan dibidang lain yang dapat ia kembangkan menjadi terbaik diseluruh bumi.. ia kemudian menemukan sebuah kedai makanan tradisional yang telah berusia hampir satu abad namun ia kalah saing dengan makanan - makanan baru yang sedang viral di platform media sosial.. tanpa membuang waktu ia segera meninggalkan shen corp lalu dengan cepat tiba di kedai makan itu menggunakan motor miliknya.. begitu turun dari motornya notifikasi sistem terdengar.. [gadis dengan angka kecantikkan sembilan puluh lima poin terdeteksi] shen long secara refleks mengarahkan pandangannya menyapu setiap sudut dalam pandang
106.2K viewsOngoingAdded to Library 236 Times as shorter
Read
+Library
Shadow

Shadow

“Dua....” Lagi-lagi suara Jason mampu membuat pertahanan Marley kembali melemah. Marley pun membuka ruang percakapannya dengan Hanes. Dengan gemetar, ia menuliskan pesan agar Hanes segera kembali. Padahal belum lebih dari 3 menit sejak kepergian Hanes, namun Marley sudah seperti anak kecil yang ketakutan. “Tiga....” Marley mengangkat wajahnya dengan perasaan takut bercampur kesal. “Diam kau sial—“
9.911.8K viewsCompletedAdded to Library 331 Times as shorter
Read
+Library
Memory

Memory

Bagaimana kalau kita bertemu di kedai es krim yang dulu sering kita kunjungi? [Kalau bisa sekarang.] Pesan dari Amanda setelah sekian lama sunyi. Aku menimang sebentar, baru menjawab, [Oke.] Angin apa yang menggerakkan hati Amanda Sehingga ingin menemuiku? Semoga sesuatu yang baik. "Len, aku minta izin keluar. Satu jam saja, Manda ingin bertemu denganku," ucapku. "Lama juga tidak apa-apa, pergilah." Lenni menepuk bahuku.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 321 Times as shorter
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Bibir Dev melengkung lebar dengan mata berselimut kaca. The End
109.0K viewsCompletedAdded to Library 234 Times as shorter
Read
+Library
LEAK

LEAK

Malah ia semakin menambah kecepatan untuk segera menuju ke arah sumber suara tadi yang berasal di sebuah ruangan di ujung lorong bangunan tersebut. "Sial! Sepertinya aku sudah terlambat." Kesalnya sambil menggemeretakkan gigi. Dan begitu sampai di depan sebuah pintu besar berwarna coklat tua. Sosok berambut panjang itu langsung melancarkan bogem mentahnya dengan kekuatan penuh. Sehingga penghalang yang terbuat dari kayu jati itu seketika hancur berkeping-keping. Bersamaan dengan suara ledakan yang memekakkan indra pendengaran.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as shorter
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

Felix mengerutkan kening ketika melihat penampilan sekretarisnya setelah ia menginjak lantai tempat ruangannya berada. Ia perhatikan kemeja yang digunakan Mariska setiap harinya terlihat kian sesak di tubuhnya, terutama di bagian dada. Roknya pun semakin pendek, jauh di atas lutut dari biasanya, sehingga memperlihatkan paha putihnya. Tidak hanya itu, make up yang dipoles sang sekretaris juga terlihat sangat berbeda dari biasanya. Bahkan, pewarna bibir yang dibubuhkan pun lebih mencolok dibandingkan sebelumnya. Felix hanya mengangguk dan memasang ekspresi wajah datar ketika menanggapi sapaan Mariska yang nada suaranya sengaja dibuat selembut mungkin.
9.838.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as shorter
Read
+Library
Sang Pendekar

Sang Pendekar

Ki Butrik mulai berkata dengan nada tinggi. "Menyingkirlah!" tambah Ki Butrik, seakan-akan darahnya mulai naik. Dipandanginya kedua pendekar itu dengan tajamnya, sehingga mereka menundukkan kepala dalam- dalam. Ki Butrik menarik nafas panjang-panjang untuk menenangkan gejolak di dalam dadanya. Kemudian ia berkata lagi, "Seumpama kalian tidak ingin mempunyai masalah dengan kami. Maka, kalian menyingkirlah dan jangan halangi jalan kami!"
9.9166.3K viewsCompletedAdded to Library 4.7K Times as shorter
Show Reviews (150)
Read
+Library
CahyaGumilar79
Terima kasih untuk semuanya yang sudah mampir di cerita ini. Buat Reader semua yang suka dengan karyaku, kalian bisa mampir juga ke cerita lainnya. Pandu Kesatria Genda Yaksa, Wanara, Sang Pendekar Season 2. Segala bentuk dukungan dari kalian sangat berarti buat aku sebagai penulis. Terima kasih...
Zhu Phi
Kalau berkenan mampir ya kak Cahya di Ksatria Naga Phoenix Ditunggu review-nya dan sarannya Terima Kasih Numpang promote juga ya Kisah ini bersetting kerajaan, persilatan, fantasi, serta misteri yang tidak terpecahkan
Read All Reviews
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status