Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Love

Love

Love you all.... 😍😍😍😍😍 enjoy ya.. 😘😘😘 🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 564 Times as more easy
Read
+Library
Mistake

Mistake

takut aja ngebayangin yang engak engak kan berabe . gegara nonton SBS nya jk kan pikiran ku jadi engak waras . hahhahaaha semoga suka 💛
8.712.1K viewsCompletedAdded to Library 277 Times as more easy
Read
+Library
Another day

Another day

tanya Seila. "Semua berjalan lancar jangan khawatir," jawab Alea dengan santai. "Apa kau baik-baik saja?" "Tentang apa?" "Kau harus mengungkapkan semua yang mungkin saja terdengar rendah, kau baik-baik saja?" "Sedikit baik-baik saja dan sedikit tidak baik-baik saja hehe." "Alea." "Aku baik-baik saja karna akhirnya mamah mendapat hukuman yang setimpal, tapi seperti yang kakak katakan, aku mungkin mengungkap semua hal yang bisa saja membuatku terlihat rendah tapi itu bukan masalah."
102.8K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as more easy
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
“Yap, makanya jangan jadikan standar yang ada di masyarakat itu membuatmu nggak bahagia, bahkan menjadi buah pemikiran yang berlebihan sampai buat diri jadi depresi.” Aku menyodorkan permen kapas kepada Alfa. Ia mengigitnya langsung. “Manis.” gumamnya. “Kalau asin, namanya garam bukan permen.” sahutku sewot. Alfa terbahak. “Padahal aku mau ngegombal tadi tuh.” “Nggak suka digombalin. Nggak kenyang.” “Tapi bikin sayang?” tanya Alfa jahil.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as more easy
Read
+Library
Complicated

Complicated

★☆★ "Kamu terlalu sibuk mendamba matahari, sampai tidak menyadari bahwa kamu adalah langit untuk orang lain." "Astaga Harsa Rama Gasendra! Lo kemana aja sih dari semalem gue teleponin gak diangkat. Cewek lo tuh nyusulin gue, ngadu katanya lo ninggalin dia. Gila lo yah kalo si Tara kenapa-kenapa gimana?" pagi-pagi sekali Farazz sudah sibuk dengan ponsel di telinganya, mundar-mandir dia di depan tenda hanya untuk menelepon Harsa. Satu hal yang Farazz tidak mengerti, alasan kenapa lelaki itu pergi tanpa pamit dari perkemahan ini, apa urusannya jauh lebih penting daripada tanggung jawab Harsa di sekolah?
2.4K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as more easy
Read
+Library
Enak Banget, Kak!

Enak Banget, Kak!

tolak Aria cepat-cepat, karena dia merasa tidak enak hati pada Killian. "Emangnya lo mau turun di mana?" Killian berdecak sebal. "Rumah gue sama halte bus jaraknya lumayan jauh. Bisa pegal kaki lo kalau harus jalan kaki pulang pergi setiap kali mau ke kampus, kan?" "Aku nggak apa-apa, Kak. Aku udah biasa jalan kaki juga. Kalau emang beneran capek, aku bisa naik ojek." Aria menganggukkan kepala dengan ekspresi menyakinkan.
1015.0K viewsOngoingAdded to Library 524 Times as more easy
Read
+Library
Greedy

Greedy

Rey hanya bisa mengelus dada atas sikap Naina. "Kata orang memahami matematika itu sulit. Itu semua salah. Yang benar dan yang paling sulit adalah memahami wanita. Contohnya orang satu itu," ucap Rey berjalan dengan sedikit membungkuk. ************** Melihat kotak nasi berwarna hijau itu, Sella teringat akan sesuatu.
Hot Chapters
105.4K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as more easy
Read
+Library
Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

Pagi-pagi sekali, aku terbangun gara-gara mendengar suara dari dapur. Brian dengan kemeja yang digulung sampai siku, lengan kekar dan berotot itu sedang sibuk membolak-balik wajan, menghangatkan kembali semua masakan semalam. “Hari ini aku temani kamu merayakan hari Idul Adha yang terlewat kemarin.” Dia menjepit sepotong daging asam manis dengan spatula dan mencicipinya. “Lumayan enak juga.”
8.1K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as more easy
Read
+Library
Takdir yang Sulit Ditempuh

Takdir yang Sulit Ditempuh

Alvin berdiri, berjalan ke arahku, lalu berkata, "Keluarga Setio bukanlah keluarga yang pelit. Kalau kamu mau berpura-pura menyedihkan untuk mencari simpati, hanya ayahku yang akan tertipu." Alvin mengerutkan kening, memandang tubuhku yang kurus kering dengan tatapan merendahkan, lalu berujar, "Kalau berat badanmu terus turun begini, nanti kamu dan peti matinya mungkin hanya seberat lima kilogram." Aku terdiam sejenak, lalu menunjukkan senyum simpul. Kata-katanya itu benar-benar akan menjadi kenyataan.
10.0K viewsCompletedAdded to Library 299 Times as more easy
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status