Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Shen Xiao

Shen Xiao

"Silahkan saja, apapun yang ingin kamu tanyakan, tanyakan saja. Kelihatannya itu menarik." "Apa Anda senang bermain racun?" Shen Xiao mengaduk-aduk teh di cangkir yang dipegangnya. Sambil menunjukkan senyuman miringnya, Shen Xiao berkata menatap Ji Shu yang seketika mematung, "Rasanya enak juga. Aku hampir lengah dengan rasanya."
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai shui jiao
Baca
+Pustaka
Kelahiran Penguasa Benua Tak Tertandingi!

Kelahiran Penguasa Benua Tak Tertandingi!

"Si-sial Yao Chen.. Aku...." Wuuuuuush! Wuuuuuuuush!
1017.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 425 kali sebagai shui jiao
Baca
+Pustaka
The Horizon of Jiu

The Horizon of Jiu

Pan terkekeh pelan lalu menatap Shi Jiu penuh sayang. “Ha-hari ini cuaca cerah sekali, ya! Kota Wuzhishan memang panas, kering dan gersang. Tapi hari ini lebih membuat gerah ha ha ha! Kau mau minum sesuatu sebelum bertanding? Biar aku ambilkan!”
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai shui jiao
Baca
+Pustaka
Dijodohin

Dijodohin

Gue nyengir kuda. "Katanya kepala sayang sakit, masa boba?" "Nah, itu, obatnya boba. Lagian bukan sakit, cuma puyeng, Mas." "Oh." Mulut Mas Alvin membentuk huruf o. "Sama apa lagi, martabak mau gak? Buat temen belajar hafalan lagi setelah puyengnya sayang hilang?" "Kalau martabak-nya, Salsa mau, Mas, rasa coklat dan keju, tapi untuk lanjut hafalan lagi, gak ah, besok aja." Gue nyalain Tv.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai shui jiao
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

Mendengar suara ribut, Aryo membuka pintu kamar dan berpapasan dengan Asih yang juga siap masuk. Tanpa kata, wanita itu melewati suaminya dan meraih alat shalat. Aryo menatap Asih yang terbalut mukena putih dengan bahu yang bergetar. Dia mendengar isak tangis tertahan hingga Asih selesai satu rakaat.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai shui jiao
Baca
+Pustaka
DIKIRA TAK BERGUNA TERNYATA SETARA DEWA

DIKIRA TAK BERGUNA TERNYATA SETARA DEWA

Sun Hao melihat Danau Giok, di tangan Liu Yan dengan wajah bingung. “Tuan Muda, ini adalah Danau Giok, yang bisa digunakan untuk mandi!” ucap Liu Yan. "Benarkah?" Tanya Sun Hao dengan matanya yang bersinar.
8.910.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai shui jiao
Baca
+Pustaka
FLOWIE

FLOWIE

Apakah langit juga sedang bersedih? Flowie termenung. Tidak ada sesuatu pun yang spesial dari hujan ini, namun mengapa ia kembali mengingat pria yang sejak sebulan lalu terus memenuhi pikirannya? Flowie memejamkan matanya, menarik nafas panjang dan merasakan sapuan angin yang menerpa kulit wajahnya. Dengan perlahan Flowie membuka matanya, kembali menatap hujan yang berlomba-lomba jatuh menyentuh tanah. Sadar bahwa matanya mulai memanas, Flowie buru-buru memutar badannya ke sebelah kanan untuk menuju halte bus, namun saat ia memutar badan, langkahnya terhenti, tubuhnya terpaku, bahkan air mata yang sedari tadi berkumpul di kelopak matanya berhasil jatuh begitu saja. Siapa lagi yang bisa membu
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai shui jiao
Baca
+Pustaka
Xiaoyi Xiaoyan

Xiaoyi Xiaoyan

tegas Kak Zao. next...
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai shui jiao
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status