Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Dia mengenal tubuhnya dengan baik. Cacing-cacing itu akan semakin banyak di dalam tubuhnya, bertelur di darahnya. Pada akhirnya, cacing-cacing itu akan melumpuhkannya sepenuhnya dan dia hanya akan bisa berbaring di tempat tidur tanpa bisa bergerak. “A … apa yang harus kita lakukan?” Wajah Sandra terlihat khawatir. “Jangan khawatir. Aku nggak akan mati dalam waktu dekat.” Melihat wajah Sandra yang cemas, hati Chandra terasa hangat. Memiliki seseorang yang peduli padanya dalam hidup ini sudah cukup.
9.11.9M viewsCompletedAdded to Library 68.9K Times as si cacing dan kotoran kesayangannya
Show Reviews (251)
Read
+Library
Aura Tion
ceritanya bagus tapi sayang bro,, durasi waktu emang terlalu cepat. Ini namanya ngejebak pembaca ngabisin Kouta dan uang hanya untuk baca secara online. dipikir- pikir lebih baik beli novel. tolonglah yg bertanggung jawab atas ini semua penulis atau penanggung jawab aplikasi, jgn mau untung sendiri.
Jack
baru sampe bab 44,kok saya merasa isi cerita selanjutnya nya akan bikin kecewa.sudah bosan sama cerita orang berkuasa yang pura2 lemah,g jauh isi nya dari penghinaan dan selesai nya permasalahan seolah selesai bukan karena kekuasaan nya (pemeran) sendiri tapi karena orang lain.begitu terus berulang2
Read All Reviews
Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

ujar Vanika sambil memberikan satu kantung besar kepada kekasihnya. “Hey hey kenapa kamu tiba-tiba membahas cacing di sini,” protes laki-laki itu sambil meneliti semua tempat di sekitarnya karena begitu besarnya rasa takutnya terhadap cacing. Hayden kemudian duduk dengan nyaman dan membaca note yang ditulis dengan huruf sambung yang indah. Happy 18th Bday! Semoga semakin sukses, diberi usia yang penuh keberkahan
105.6K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as si cacing dan kotoran kesayangannya
Read
+Library
(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

Dia menyiapkan makan siang untuk anak anak dengan berbagai bentuk. "Sayang, aku pikir para burung itu tidak boleh tinggal di sini lagi." Ucap Raya. "Apa ada masalah, Sayang?" "Kotoran mereka suka di mana mana. Meskipun ada pembersih, tetap saja aku kesal. Seperti aku sedang menjemur, mereka membuang kotoran di baju." Andro mengangguk angguk. "Bagaimana jika mereka rindu burung burung itu?"
9.1139.7K viewsOngoingAdded to Library 5.0K Times as si cacing dan kotoran kesayangannya
Read
+Library
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

"Mam, Pap ... ngapunten!" "Nduk, biasa aja. Kalau mau muntah gak usah sungkan sama kita. Nih, muntahin sini dulu! Kita gak jijik atau apa, kamu putri kita, sama saja kayak Haidar, Sayang." Sita memberi minyak oles untuk Ciara. Tantangan yang menampar Ciara. Bagaimana dengan dia yang super jijik? Sedangkan mertuanya saja dengan serela itu memberikan kasih sayang. Ciara menangis sambil muntah.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as si cacing dan kotoran kesayangannya
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
Kesayangan Sang Dosen

Kesayangan Sang Dosen

“Hemmmpphhh....muahhh...cuppp ahhhh...!’ begitu nikmat gelora cinta dua manusia bugil itu sampai sampai sprei kasur putih itu sudah berantakan sana-sini. Akhirnya papa Sudono tidak tega juga melihat sang istri ingin sgera dibenamkan rudal besarnya itu. “Blessss....arghhhhh...papahhhhh.....!” mama Tyas berteriak kecil sambil melotot merasakan sebuah benda besar masuk full ke dalam goa berjembut itu.
1046.1K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as si cacing dan kotoran kesayangannya
Read
+Library
Sang Peramu Hasrat

Sang Peramu Hasrat

Sangat erotis, sangat mahal. Tapi saat Julian mendekat dengan kaca pembesar... Setiap inci "kulit" itu dibentuk dari guratan-guratan kecil yang menyerupai sayatan luka, cacing, dan kata-kata mikroskopis: PENGKHIANAT, SAMPAH, PEMERKOSA, BABI. Ini adalah mahakarya kebencian yang disamarkan sebagai objek hasrat. Dua Hari Kemudian. Kantor Bastian.
723 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as si cacing dan kotoran kesayangannya
Read
+Library
Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

"Kenapa harus merasa kotor? Menurutku, seseorang yang bisa mencintai dengan sepenuh hati, baik itu tubuh maupun jiwanya, adalah sesuatu yang benar-benar murni dan suci. Aku menyukainya." Edric berkata dengan lembut, lalu menatap Devan. "Justru ada orang yang sudah punya pasangan, tapi masih suka main perempuan. Setelah berpisah pun masih menjelek-jelekkan orang. Menurutku, itu jauh lebih kotor. Benar begitu, Pak Caksa?"
9.31.8M viewsOngoingAdded to Library 62.4K Times as si cacing dan kotoran kesayangannya
Show Reviews (227)
Read
+Library
yanti
babnya dikit2 JD kurang nyaman dibaca,baru sebentar udah habis udah gt ada yg ga sinkron,bab sebelumnya kata no.nya Devan diblokir bab berikutnya Devan msh BS nelpon,lagian katanya cintanya SDH habis kok yg msh nyimpen no tlpnnya KL ditlpn semangat 45 ngangkat,msh mau ngurusin hal2 sepele mantannya.
Wulan Damayanti
Hi.. sebenarnya cerita nya bagus.. Hanya saja terlalu panjang,, seharusnya di buat lebih jelas mau berapa bab cerita ini.. Sampai 447 pun masih belum selesai.. Klo dibuku mungkin udh setebal apa itu buku nya.. Harusnya kamu tetap buat cerita seperti layak nya novel di buku.. Jangan terlalu berbelit.
Read All Reviews
Istriku, Jangan Lari Dariku

Istriku, Jangan Lari Dariku

“Nona, Kita sedang makan ayam pengemis yang wangi dan lezat sekarang.” Berbicara tentang kotoran, apakah itu tepat? “Kamu berani mengatakan aku sampah?” Tiba-tiba suara dingin dan tajam menusuk telinga mereka. Suara bergema, dan suhu di dapur menurum tajam. ***
1029.7K viewsCompletedAdded to Library 712 Times as si cacing dan kotoran kesayangannya
Read
+Library
Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

- tanya Zelvin kemudian, selepas dirinya puas membuat perutnya kenyang akan gelitikan gelak tawa. -“Cient kotor, dan Kakak bersih. Ibu bilang, sesuatu yang kotor itu sangat menjijikkan. Ibu membenci hal yang menjijikkan. Ibu sayang Kakak, dan Cient juga sayang Kakak. Karena Cient tidak mau Kakak sampai dibenci oleh Ibu, jadi Cient menolak tawaran untuk memeluk Kakak sekarang.”- -“….”-
1011.5K viewsOngoingAdded to Library 356 Times as si cacing dan kotoran kesayangannya
Read
+Library
BERUANG GUNUNG ALTAY

BERUANG GUNUNG ALTAY

Gadis itu tergila-gila padanya. Seekor cacing besar merayap keluar dari bawah daun basah. Kirei menjerit kaget seraya melompat mundur hampir menubruk Oldi. Maysha segera menjauh. Jijik. Oldi ambil cacing itu dan dilemparkan ke semak-semak. "Sekali-sekali tanya ke mami kamu, sosis apa yang dibawa dari tanah leluhur."
108.5K viewsCompletedAdded to Library 213 Times as si cacing dan kotoran kesayangannya
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status