Istri Yang Kau Sia-siakan Ternyata Wanita Terhormat
Aku tidak marah dia mengataiku seperti itu tetapi, aku sangat kesal saat ia menghinaku memakan kotoran kambing seakan-akan aku ini tidak Mempu membeli jajan coklat yang seharga seribuan.
Aku segera bangun dari dudukku, ku pandang Vita yang tertawa bersama kedua teman-temannya. Hinaan yang keluar dari mulutnya sangat melukai hatiku, aku melihat salah satu kambing jantan ku sedang eek dan mengeluarkan kotoran berbentuk bulat-bulat kecil dan berwarna hitam.
Aku menghampiri kambing itu dan meraup kotorannya dengan kedua tanganku lalu mendekat ke arah Vita.