Legenda Tongkat Semesta
Entah mengapa saat melihat Galuh dia seakan melihat orang tuanya sendiri, Kelenting Sari dapat merasakan kesedihan Galuh pada tatapan pertama.
Belum selesai mereka berbincang, kedua kucing buntal yang lucu tiba-tiba datang kesana, membuat semua orang mengerutkan kening karena tidak mengenal mereka.
“Siapa kalian? dan mau apa?” tanya Madu Lanang mencoba berbicara, sebagai keturunan hewan siluman, dia yakin dapat mengerti bahasa dua kucing buntal tersebut.
“Pii, Pii, Pii,” jawab Si Hawuk ketus.
Bab Populer