Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MAHAR TANPA CINTA

MAHAR TANPA CINTA

ucap Nayaka marah bercampur sedih. *** “Kamu kenapa sedih begitu?” tanya Ilham pada Naura sehabis Naura bicara dengan abang kembarnya. “Aku telah salah ucap saat tadi bicara pada Shasi,” sesal Naura. “Maksudmu salah ucap bagaimana?” “Aku cerita pada Shasi kalau sesungguhnya Abang Yaka itu adalah pemilik dua hotel mewah di Singapura, tiga tambang batu bara dan dua pabrik,” jelas istri Ilham itu.
10709 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai siapa saja mahram kita
Baca
+Pustaka
SUAMIKU MENIKAH LAGI DIAM-DIAM

SUAMIKU MENIKAH LAGI DIAM-DIAM

Sebelumnya saat kami ke sini, kami tak masuk ke dalam. "Hai Pak Ari, sama siapa itu, Pak?" tanya salah satu mahasiswa. Ia terlihat akrab dan dekat dengan para mahasiswa. "Alhamdulillah baik. Sama pemilik kost yang baru, ya. Namanya Bu Sarah," katanya. "Coba panggil yang lain agar mereka dengar pengumumannya langsung," kata Pak Adi. "Baiklah, Pak." Mereka memanggil teman-temannya. Akhirnya berkumpullah kami.
1057.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai siapa saja mahram kita
Baca
+Pustaka
Bukan Rahim Pengganti

Bukan Rahim Pengganti

Bab 3 Aku segera masuk ke gedung itu, tiba- tiba ada yang menyamai langkahku. "Mbak Lia, ngagetin aja!" Hari ini aku dan Mbak Lia satu shift. Mbak Lia adalah orang yang baik, masih lajang di umurnya yang sudah hampir 30 tahun karena mbak Lia masih setia pada kekasihnya, seorang perwira polisi yang belum bisa pindah tempat dan rencananya akan menikah kalau sudah pindah tempat.
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai siapa saja mahram kita
Baca
+Pustaka
SUAMIKU YANG DIHINA BUKAN PREMAN SEMBARANGAN

SUAMIKU YANG DIHINA BUKAN PREMAN SEMBARANGAN

Mana mungkin mahar buat anaknya sesuatu yang haram, apalagi hasil curian. "Ini punya almarhum Ibuku. Ini sesuatu yang sangat berharga untukku. Warisan keluargaku secara turun temurun dan akan di berikan ke calon istriku." Gala berkata tenang. "Halah, paling juga imitasi. Banyak barang tiruan sekarang. Kalian percaya preman urakan kayak dia punya sesuatu yang berharga." Seorang warga nyeletuk. "Benar juga, Pak. Udahlah, memang Mbak Kamaya cocok sama dia. Sama sama selevel. Nikahkan saja mereka, Pak," sahut Tisa ke Bapaknya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai siapa saja mahram kita
Baca
+Pustaka
Ayah Baru Pilihan si Kembar

Ayah Baru Pilihan si Kembar

Jayden tersenyum, tentu dia tahu kedua bocah menggemaskan ini yang tadi siang dengan secara gamblang memintanya menjadi ayahnya. "Saya tahu kamu seorang janda, dan mereka adalah putra-putrimu. Terus masalahnya dimana? Kalau untuk saling mengenal lebih baik kita berkenalan setelah halal," ucap Jayden. "Halal?" bingung Kanaya. "Ya, dalam artian kita menikah. Karena jujur saya juga tidak bisa dekat dengan perempuan yang bukan mahram saya," ucap Jayden. Satu yang dapat Kanaya simpulkan bahwa brondong satu ini bukan hanya sekedar brondong. Tapi beliau juga paham agama dan tahu batasan kepada wanita yang bukan mahramnya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai siapa saja mahram kita
Baca
+Pustaka
Cinta Setelah Jadi Mantan

Cinta Setelah Jadi Mantan

Ucap Bu Aminah menjelaskannya lagi. "Tidak hanya kamu tapi juga saudara lelaki Raya pun pertemuannya dia batasi, dia tak memiliki mahram untuk bisa dia temani untuk bertemu dengan lelaki lain!! ". Khumairah sangat menjaga diri dan kehormatannya, sekalipun dia sudah janda". Ucap Bu Aminah menjelaskan keadaan dan alasan Khumairah tidak pernah menjenguk mereka.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai siapa saja mahram kita
Baca
+Pustaka
Dosenku Istriku

Dosenku Istriku

Shiena tersenyum tipis sambil melirik ke arah suaminya yang terbengong karena sedikit tak faham dengan kata-kata Basmah. Hadi menggaruk kepalanya yang tak gatal. "Mahlam itu apa?" tanyanya dengan wajah berlagak bodoh. "Masa kamu gak tau Mahram?" ledek Shiena. "Oh, Mahram, haha sekecil ini sudah ibu ajari tentang hal itu?" tanya Hadi. "Ya iyalah, Aku tuh tak mau anakku berpacaran sebelum menikah, karena pacaran itu haram."
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai siapa saja mahram kita
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Menundukkan Pandangannya

Wanita Yang Menundukkan Pandangannya

Andhika segera tersadar dari lamunannya yang terpesona dengan Salwa. "Tidak repot kok, Mas!" Salwa kembali ke dapur untuk membuatkan minuman untuk kedua kakaknya dan juga Andhika. Di ruang tamu, Andhika kembali bertanya maksud dari mahram. Kemudian Adam pun menjelaskannya. "Mahram itu, adalah lawan jenis yang halal kamu sentuh, tapi haram untuk kamu nikahi."
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai siapa saja mahram kita
Baca
+Pustaka
Runaway Ex-Wife

Runaway Ex-Wife

Gumam Mahreen lagi-lagi sambil tersenyum menhibur diri sendiri. ----- “DIMANA MAHREEN? MAHREEN, KELUARLAH!” Mateo yang sudah berada di rumah Maira, langsung datang dan berteriak-teriak mencari nama istrinya. “GELEDAH TEMPAT INI!” Serunya pada semua anak buahnya. Mendadak rumah Maira dipenuhi oleh para pria berseragam serba hitam. Maira hanya bisa mengeraskan rahang dan mengepalkan kedua tangannya. Sang suami yang begitu menerima telpon dari istrinya, langsung bergegas pulang dan sampai rumah dalam keadaan kaget luar biasa. Sekitar dua puluhan pria postur tinggi besar dan wajah yang tidak ramah, sedang menyusuri setiap inci didalam rumahnya demi mencari seorang perempuan berhijab yang sudah d
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai siapa saja mahram kita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status