Diari Pengantar Jodoh
Setelah aku pikir, memang benar kalau aku tidak selayaknya dekat dengan perempuan berhati kayak kamu,“ cemooh Yori merasa kesal.
”Yori ....“
”Aku pernah berencana buat ngenalin kamu sama bunda, tapi kupikir aku harus ketemu dulu sama calon istri yang disodorkan bunda padaku. Benar, Hana hanya hasil perjodohan, Del. Seperti apa yang kamu jadikan sebagai bahan ejekan pada Hana. Tapi asal kamu tahu, ya, aku sangat bersyukur Tuhan mempertemukan kami. Dia jodohku, seorang wanita yang sudah terpatri namanya sejak aku kelas dua SMP. Soal berapa lama kami kenal, Adelia ... silakan hitung sendiri. Tidak perlu membandingkan lagi dengan pertemanan kita yang hanya tiga tahun,“ tegas Yori sambil membalik
Hot Chapters