Di Antara Dua Sujud
“Mas sorry, aku nggak bermaksud menganggu.”
“Hanya saja, nggak enak kalo beli cincin sendiri. Lagi pula, aku mau dekat sama mas, biar aku tahu bagaimana mas Faizal,” jelasnya.
“Ya, nggak apa-apa Alina,” jelasku dengan cepat. Aku membuka pintu mobil untuknya. Senyumnya selalu terpancar di wajahnya yang cantik. Alina adalah wanita yang sempurna. Dia lembut dan memiliki karakter yang baik. Itu yang selalu Ummi katakan kepadaku. Ummi sangat menyanyanginya dan menginginkannya.
ตอนยอดนิยม