Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SUAMIKU KEKASIH IBUKU

SUAMIKU KEKASIH IBUKU

"tetapi aku tahu satu hal... aku nggak ingin dia pergi dari hidupku. Bersamanya aku bisa bermanja, bersamanya aku merasa tenang." Ia terdiam lama dalam sujud. Kata-kata lain tak keluar, seolah semua doa sudah menumpuk tanpa suara. Rakaat kedua berjalan dengan langkah yang lebih goyah. Setiap gerakan terasa berat, seperti ada beban yang menekan bahunya dari dalam. Saat salam terakhir terucap, Gandes tetap duduk. Tangannya terangkat, telapak menghadap langit-langit kamar.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai duduk diantara dua sujud doa
Baca
+Pustaka
Menikahi Gadis Lumpuh

Menikahi Gadis Lumpuh

Ia bentang sajadah lalu mendekati Rara, lantas duduk lumayan jauh. "Salat tahajud adalah salat sunah muakad yang didirikan pada malam hari atau malam menjelang pagi, sepertiga malam setelah terjaga dari tidur. Sedangkan aku dari tadi tidak tidur, jadi aku akan melakukan salat sunah, salat witir. Serasa bersemut pipi Rara, ia menahan malu. Dengan salah menjawab begini ia menjelaskan kalau pemahaman agamanya sangat kurang.
1022.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 447 kali sebagai duduk diantara dua sujud doa
Baca
+Pustaka
JATAH SEBELUM PERNIKAHANMU

JATAH SEBELUM PERNIKAHANMU

Karena di sampingnya kini ada seseorang yang masih melakukan shalat. _____ "Allah akan tetap mendengar doa kita, walau doa itu hanya berada di dalam hati. Doa kita dalam sujud di bumi, terdengar hingga ke langit." ♡Layla Mumtazah _____ Setelah berdoa Alesha merasa lebih tenang, permintaan Alesha hanyalah agar ibunya saat ini baik-baik saja di mana pun tengah berada. Setelah mengembalikan mukena, Alesha segera keluar dari masjid dan memakai alas kakinya. Ia segera menuju ke mobil. Abizar juga baru keluar dari masjid saat Alesha akan masuk ke mobil.
1010.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai duduk diantara dua sujud doa
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Dunia

Di Antara Dua Dunia

“Ini adalah dunia antara—tempat di mana semua energi bertemu, tempat yang sangat berbahaya.” Elder Yoon berjalan mendekat, matanya penuh pengetahuan yang dalam. “Dunia antara adalah ruang transisi. Di sini, waktu dan ruang tidak terikat seperti di dunia kita. Kita harus berhati-hati, karena di sini segala sesuatu bisa berubah dalam sekejap.” Haneul merasa cemas. “Apa yang harus kita lakukan di sini? Mengapa kita dibawa ke tempat seperti ini?”
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai duduk diantara dua sujud doa
Baca
+Pustaka
Tingkat Dua

Tingkat Dua

Semoga saja tidak. Mati-matian aku berusaha menarik kedua sudut bibir ke samping. "Iya bro, gue." Kulihat Bima tersenyum sebelum akhirnya kami bertos ala laki-laki untuk saling menyapa. Thanks God, setidaknya aku mengenal Bima sehingga keadaan ini masih cukup terkendali. "Sendirian?" Aku mengangguk. Kemudian aku menatap lurus ke belakang Bima dan menemukan Ika yang sedang menunduk sembari meremas-remas ujung sisi bajunya.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai duduk diantara dua sujud doa
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Istri Artis

Mendadak Jadi Istri Artis

Rupanya lampu tidur di atas nakas belum dimatikan. Di hujan yang lebat ini, Andini sedang bersujud kepadaNya. Andra yang datang berusaha meringankan langkahnya, mencegah agar bobot tubuh ini tak mengganggu kemesraan Andini yang sedang melempar pujian pada Sang Pencipta. Pelan-pelan, Andra duduk di tepi ranjang. Memperhatikan Andini yang sedang berdo'a dengan posisi membelakanginya.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai duduk diantara dua sujud doa
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Hanya suara kayu dipukul yang terdengar samar dari ruang doa. Biksu tua berdiri di depan altar. Jubahnya oranye pudar, wajahnya tenang dan penuh kedamaian. Wanda berlutut di depan altar. Tangannya menyalakan dupa lalu menancapkannya di mangkuk pasir. Asap naik perlahan. Wanda menutup mata, tangannya terlipat di depan dada. "Semoga hati Yang Mulia Pangeran tetap jernih," bisiknya pelan. "Semoga tidak terpengaruh oleh bayangan yang menyesatkan."
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 608 kali sebagai duduk diantara dua sujud doa
Baca
+Pustaka
Turn Back Time

Turn Back Time

ujar Yudha kemudian. "Benar. Sekarang sudah waktunya untuk sholat dzuhur, lebih baik kita ke ruang ibadah sekarang, kita adukan semua masalah kita kepada-Nya agar diberikan kemudahan," tambah Doy sembari melepaskan blazer yang dikenakannya. Tristan tertegun sejenak, menatap kedua sejawatnya itu dengan sangat canggung. “Tapi, aku jarang sholat, apa doa yang aku panjatkan akan dijabah?”
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai duduk diantara dua sujud doa
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

“Mari kita duduk sebentar di dalam. Kita bisa berdoa bersama.” Mereka lalu duduk berdua di bangku kayu dalam katedral yang tenang, hanya terdengar suara langkah pelan pengunjung dan gema musik organ dari kejauhan. Dalam keheningan itu, keduanya menunduk dan saling menggenggam tangan, berdoa dalam hati.
10972 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai duduk diantara dua sujud doa
Baca
+Pustaka
Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

ucap Ki Harjo dengan suara rendah namun berwibawa. Reza menurut. Ia duduk bersila di atas anyaman daun kelapa yang dirangkai membentuk simbol tertentu. Bau dupa dan tanah basah memenuhi ruangan. Bu Darmi duduk di belakang, tangannya terus merapal doa dengan mata terpejam.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai duduk diantara dua sujud doa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status