Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Terlarang Di Ruang Konsultasi

Cinta Terlarang Di Ruang Konsultasi

Suaranya tenang, tapi membuatku sedikit gelisah. Apa yang mau dia tagih? Aku ketar-ketir mendengar permintaan Sagara. Sagara lalu memajukan wajahnya, menyentuh pelan pipiku dengan tangannya. Lalu dia mendekatkan bibirnya ke bibirku. Aku diam, tak membalas sentuhan ini. Aku hanya ingin mengucapkan maaf, tapi Sagara sepertinya salah mengartikan itu. Sagara menciumku, membuatku sedikit terbuai. Aku membalas ciumannya. Bibir kami saling bertaut, saling terpaut. Ciuman kami semakin dalam.
10847 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai sigh artinya
Baca
+Pustaka
Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

Pria tua itu bersujud di depan batu bertulis itu dengan ribuan emosi yang sepertinya tak mampu dijelaskan oleh riuhnya hujan deras dan derunya angin kencang malam itu. SELESAI *************************************************************************************************************** NAMUN PERANG TAK AKAN PERNAH USAI. SAMPAI JUMPA DI SYAIR SINGGASANA JILID 2
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai sigh artinya
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
fatekhatur rohmah
Temponya emang gak terlalu cepat, pelan tapi udah ada kejutan di bab-bab awal dan bikin penasaran. Dialognya bagus dan penulis bener2 pas ngasih momen yang bikin aku kaget alias ga buru-buru. Masih belum bisa ditebak tokoh jagoannya yh mana nih, plis deh yg kayak gini jangan cepet2 tamat
Rizki Ansyari
Dunia dibalik kabut adalah refleksi dunia awam sesungguhnya, dimana semua ego, intrik, pengkhianatan akan selalu ada. Penulis mempu membukus kisah ini dengan begitu rapi tapi juga memainkan emosi pembaca. Kereeenn
Baca Semua Ulasan
Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Dari taman belakang vila terdengar isak tangis Marisha, juga suara rendah Silvano yang membujuk. Juvena melihat sendiri Silvano dengan lembut menghapus air mata Marisha. Detik berikutnya, dia merangkul pinggang Marisha dan menciumnya dengan paksa. ... Setengah jam kemudian, Silvano kembali ke kamar. Juvena duduk bersandar di ranjang, dengan tenang menulis sesuatu di buku catatan. "Juvena, sedang menulis apa?" Entah perasaannya saja atau bukan, Silvano seakan melihat kata-kata seperti visa keluar negeri.
35.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sigh artinya
Baca
+Pustaka
TANGISAN CINTA

TANGISAN CINTA

kata christian tersenyum sambil memeluk arif " haaa lo salah tian, gue bukan sahabat yang baik untuk lo dan harusnya lo rugi bisa bersahabat dengan gue karena gue adalah pengkhianat gue telah merebut orang yang lo sayang bro, maafin gue " kata arif dalam hatinya sambil meneteskan air matanya "BERSAMBUNG "
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai sigh artinya
Baca
+Pustaka
SEDIKIT LAGI, SAYANG!

SEDIKIT LAGI, SAYANG!

Bukan jeritan kesakitan, melainkan sebuah teriakan kebahagiaan yang membuncah. “Ya… Sayang, teriak lagi… lebih kencang, Sayang…!” seru Nathan dengan suara serak yang parau dan dalam. Napasnya memburu di telinga Cindy, sementara tangannya mencengkeram sprei hingga urat-urat di lengannya menonjol, menunjukkan betapa ia sedang berada di ambang batas kendali dirinya.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 520 kali sebagai sigh artinya
Baca
+Pustaka
Akibat Kencan Buta

Akibat Kencan Buta

Mungkin. “Maaf.” gumam Saga dengan pelan, dia menipiskan bibirnya tersenyum pahit. “Aku mengerti kekecewaan dan kemarahan anda, anda mungkin sudah melihat, mendengar dan mengetahui perbuatanku yang menurut pandanganmu mungkin menjijikkan dan sangat rendah....”
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai sigh artinya
Baca
+Pustaka
I Can See You

I Can See You

Berusaha berani, Sia mempersiapkan segala kata-kata yang ingin dia ucapkan pada Rigel. “Sekarang kau paham artinya apa?” Sia mengerjap bingung. Apa yang dimaksud Rigel sering tak jelas, membuat Sia sulit mengartikan maksud dan tujuan Rigel padanya. “Aku rasa—”
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai sigh artinya
Baca
+Pustaka
Ikatan Tak Dirindu

Ikatan Tak Dirindu

Dia segera menempelkan telapak tangannya di kening Sagara. “Kamu demam kayaknya,” Safira menyimpulkan. “Kayaknya hanya meriang biasa,” Sagara tersenyum. “Meriangnya dobel.” Sagara tersenyum lagi. “Pertama meriang panas dingin. Kedua, meriang, merindukan kasih sayang darimu hehe.” “Kamu ini masih sempat-sempatnya bercanda, saat sakit begini.” “Aku nggak bercanda. Ini fakta,” kata Sagara yang tubuhnya kian menggigil tapi tetap tersenyum menatap istrinya.
109.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai sigh artinya
Baca
+Pustaka
Adoration

Adoration

Bibirnya mendadak monyong, ini pertanda bahwa perasaannya sedang tak nyaman. “Coba sekarang Bunda yang tanya. Apa yang lagi Soga pikirin?” ucapnya berharap Soga terbawa permainannya. “Mikirin Bunda,” jawabnya lugu. “Mikirin Bunda yang lagi sakit atau pernikahan Bunda?” “Dua-duanya.” “Kalau yang buat Soga pusing tentang sakit Bunda atau pernikahan Bunda?” “Pernikahan Bunda.”
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai sigh artinya
Baca
+Pustaka
SUAMIKU KETUA GENG MOTOR

SUAMIKU KETUA GENG MOTOR

“Tapi kamu harus janji, jangan stres. Jangan terlalu mikir.” Viana menoleh, pandangannya redup. “Siapa?” Arthur tersenyum pahit. “Namanya Sagara.” Jeda. Mata Viana menyipit samar, seperti ada riak kecil yang belum cukup kuat untuk disebut gelombang. Nama itu terasa asing. Tapi juga tajam. Entah kenapa.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai sigh artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status