تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

Bu Laras juga demikian. “Kamu udah tahu, Mas?” tanya Ghea. “Kamu pikir aku tanda tangan cuma asal tanda tangan?” Satria berdecak. “Tandatanganku bisa dipakai buat rilis dana jutaan dolar, tahu. Aku enggak pernah asal tanda tangan.” “Berarti kamu memang setuju, kan?” Bu Laras penuh harap. “Tandatangannya jelas banget lho, pas di bagian nama terang.”
105.6K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 172 مرة ضمن sign here
قراءة
+مكتبة
RETAK

RETAK

"Astagfirullah, Vi. Kamu basah kuyup gini." Suara lembut sang ibu menggema di ruang tamu. Diana dan Santia segera datang menghampiri Vitaloka. Diana mengambil alih plastik hitam yang berisi label yang dibeli. Lalu Santia memberikan handuk kering kepada Vitaloka. Kemudian, menuntun perempuan itu masuk lebih dalam lagi. "Mandi dulu, gih. Biar enggak demam," kata Santia dengan lembut.
103.4K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 132 مرة ضمن sign here
قراءة
+مكتبة
My Dominant CEO (Indonesia)

My Dominant CEO (Indonesia)

Tapi tak ada yang aneh dari isi kontrak tersebut dan hal itu membuat Gladys merasa tenang. “Bagaimana, Mbak?” tanya Firman. “Saya sudah paham. Saya bisa tanda tangani ini sekarang?” “Oh tentu.” Firman mempersilakan Gladys yang kemudian dia langsung menandatangani perjanjian tersebut. “Baiklah kalau begitu, besok Mbak bisa datang ke sini dan langsung bekerja. Ini ID card milik Mbak Gladys,” ucap Firman.
9.877.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 2.1K مرة ضمن sign here
قراءة
+مكتبة
Persona

Persona

gumam Viona penuh keyakinan. ***
الفصول الرائجة
106.5K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 183 مرة ضمن sign here
قراءة
+مكتبة
Anak Jenius Milik Sang Presdir

Anak Jenius Milik Sang Presdir

Kedua tangannya bergetar dengan nafas yang naik turun menatap persyaratan dan perjanjian yang terlampir disana. Glen pun ikut terbelalak saat membacanya. "Aku setuju!" jawab Fic dengan mantap. Cepat meraih uluran pena itu dan menandatangani surat perjanjian itu. "Kami butuh tanda Tangan Tuan Glen juga!" Fic menoleh pada Glen yang masih terpaku. "Tuan!" Fic menggenggamkan pena ke tangan Glen. "Fic! Aku tidak bisa!" Glen menjatuhkan Pena itu.
9.3103.9K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 3.9K مرة ضمن sign here
قراءة
+مكتبة
السابق
1
...
456789
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status