Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jadi Istri Kedua CEO Dunia Monster

Jadi Istri Kedua CEO Dunia Monster

aku menutup mulut dengan tangan, lalu terbatuk. Basah dan kental. Aku pun membuka mata dan melihat tangan. Kedua mataku langsung terbelalak melihat cairan darah mewarnai telapak tangan. "Darah?" tanyaku pelan dengan nada lirih dan terbata-bata. Kenapa sangat sulit untuk mengeluarkan kata-kata? Terasa seperti dicekat oleh rasa sakit yang mendera punggung. Ditambah hempasan oleh angin panas tadi luar biasa menyakitkan.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai silet tangan berdarah
Baca
+Pustaka
Wedding Chaos

Wedding Chaos

“Astaga … kamu berdarah!” Berdarah? "Apa yang berdarah?" “Kening kamu berdarah.” Belum selesai keterkejutan yang dirasakan oleh Salsabila, tangannya sudah ditarik dengan tergesa. Cukup jauh pria itu membawanya, dan Salsabila hanya mengikut saja tanpa kata setelah menyadari keningnya yang sebelumnya terluka kini memang kembali mengeluarkan darah segar setelah tangannya berhasil menyentuhnya.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai silet tangan berdarah
Baca
+Pustaka
Terjebak Dua Hati

Terjebak Dua Hati

“Aargh!” Alana melempar pisaunya saat merasakan sengatan rasa perih. Dia memegangi tangan kirinya dan melihat cairan pekat berwarna merah tidak berhenti mengalir. Kini perhatian semua orang tertuju padanya. Adrian, seperti biasa, sangat cekatan ketika terjadi sesuatu. “Astaga, tanganmu berdarah!” Adrian memegang tangan kiri Alana yang langsung gadis itu tepis.
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai silet tangan berdarah
Baca
+Pustaka
BAYANGAN DARAH SIREGAR

BAYANGAN DARAH SIREGAR

“Kalau lo nyentuh Ara sekali lagi… sumpah, gue nggak akan berhenti sampe nama lo cuma tinggal cerita buruk di jalanan ini.” Bang Raga tersenyum miring. “Gue tunggu bukti omongan lo, bocah darah biru.” Udara di antara mereka jadi berat. Malam itu, bukan cuma pertarungan fisik yang bakal dimulai, tapi juga pertarungan dendam masa lalu yang akhirnya meledak. To be continued…
791 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai silet tangan berdarah
Baca
+Pustaka
PERMAISURI YIN

PERMAISURI YIN

Selir Agung memecahkan gelas lagi dan menggenggam pecahan itu hingga tangannya berdarah. Bersambung …
1019.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 476 kali sebagai silet tangan berdarah
Baca
+Pustaka
Legenda Tang Hu

Legenda Tang Hu

Tiba - tiba matanya menyipit ketika melihat beberapa daun pohon memiliki noda merah. "Ini Darah?..." Tang Hu mengulurkan tangannya untuk menyentuhnya, tindakan ini untuk memastikan darah tersebut sudah mengering atau tidak. Di tanah, ada beberapa noda darah merah gelap. Dan kayu mati dan dedaunan di sekitar noda darah telah dibakar menjadi abu. "Darah manusia!?..." Tang Hu mengerutkan keningnya. Darah manusia dan siluman berbeda, juga darah binatang iblis sangat berbeda.
9.1147.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai silet tangan berdarah
Baca
+Pustaka
KAMU KRIMINAL ISTIMEWAKU

KAMU KRIMINAL ISTIMEWAKU

Genangan darah itu tidak berasal dari leher—seperti yang diterka semua orang—melainkan langsung memutus urat pergelangan tangan. Dunia di depan Eldric berputar, tapi dia yang satu-satunya membeku di sana. Ada tangan-tangan yang menariknya mundur—milik Dokter Chriss dan Jasper, sementara staf level A mengerumuni mayat Tuan Grover. ***
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai silet tangan berdarah
Baca
+Pustaka
Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Nafasnya terhenti sesaat lalu tubuhnya membungkuk ke depan. Ukhuk! “Dirian—?!” Darah muncrat dari mulutnya. Merah. Pekat. Mengotori selimut dan lantai kayu. Selene menjerit kecil panik, reflek bangkit hendak memanggil orang, namun tangan Dirian yang bergetar dengan cepat mencengkeram pergelangan tangannya. “Jangan—” batuk. Darah kembali keluar dari bibirnya. “Tidak apa… apa…”
9.6407.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.2K kali sebagai silet tangan berdarah
Tampilkan Ulasan (84)
Baca
+Pustaka
Raisaa
Halo kakak pembaca semua yg baik hati dn masih setia dgn cerita ini.terimakasih banyak dn terimakasih krn terus mendukung cerita sy. sejauh ini sy Gk kehabisan ide dn ceritanya sesuai alur. terimakasih sy pd kakak semua yg msh berdiri disamping sy utk kawal cerita ini smpe akhir, sabar ya utk alurny
Agis Sat
aku dukung lagi kak..aku harap novel ini bisa masuk top 20,top 10 bahkan top 3.menurutku dirian&selene saling mencintai,mungkin dirian masih berpikir dia mencintai viviene tp menurutku dia mencintai istrinya tp belum menyadari perasaan sendiri.buat hubungan mereka semakin kuat dg konflik.sukses kak.
Baca Semua Ulasan
Jerat Sang Iblis

Jerat Sang Iblis

Para pengawalnya mengencangkan pegangan pada senjata mereka. ​"Ini soal darah," desis Silas. "Darah ayahmu yang 'suci'. Darahmu yang sombong. Kalian memandangku seperti anjing gila yang harus diikat di halaman belakang, sementara kalian menikmati pesta di dalam rumah." ​Silas menunjuk wajahnya yang rusak.
10785 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai silet tangan berdarah
Baca
+Pustaka
MISTERI TUSUK KONDE

MISTERI TUSUK KONDE

Lalu ia merasa jika jarinya basah. Saat Didi membalikkan jari-jarinya. Seketika Didi dan Sri melotot. "Da-darah, Sri!" "I-iya! Tapi kok bisa berdarah ya, Pak?" Didi menggeleng. Ia mencium darah yang masih basah di tangannya. Dengan cepat Didi menjauhkan jarinya. Sehingga Sri pun ikut menjauh. "Kenapa sih, Pak?!"
1025.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 785 kali sebagai silet tangan berdarah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status