Ternyata Bosku Mantanku
Pria paruh baya itu bangkit berdiri, sambil melanjutkan, “Bara, kalau Papa punya anak banyak, maka Papa nggak akan meminta kamu. Ingat, kamu satu-satunya anak Papa dan Papa. Harapan Papa dan Mama hanya sama kamu.”
Bara mengembuskan napas kasar, kembali merasa didesak seperti yang terakhir. Padahal ingin sekali dia merasakan kebebasan. Namun, alasan kedua orang tuanya selalu mengatakan dirinya adalah anak tunggal. Hal tersebut yang membuatnya menjadi tersudut.
“Fine, lusa aku akan datang,” ucap Bara dingin, dan penuh paksaan menuruti keinginan ayahnya.
Hot Chapters