Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CEO DINGIN ITU JODOHKU

CEO DINGIN ITU JODOHKU

Jingga kemudian melihat ada sofa, daripada berdiri menunggu pihak resepsionis menelpon lebih baik duduk dulu disofa sambil bersantai, lagipula Jingga pun masih sangat mengantuk. Langkah kaki Jingga berjalan menuju sofa, seiring dengan itu Rania semakin duduk tidak tenang dan berharap jika Jingga tidak melihatnya! Rania sangat malas dengan wanita kasar satu ini. Dan benar saja Jingga duduk disamping Rania, dan hal itu menbuat Rania memposisikan majalahnya kesamping. Hal itu justru menbuat Jingga terheran-heran mengapa ada orang membaca majalah setinggi itu dan menyamping pula.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai sini duduk
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dini

Pernikahan Dini

Dina yang melihat Dodit seperti itu malah bersemangat untuk memancing emosinya dengan sengaja duduk disebelah Dodit. "Din, kenapa loe malah duduk disini?" tanya Wina keheranan. "Iya disitu kan masih kosong buat kita duduk." Sindi sependapat dengan Wina untuk memilih duduk di bangku yang terletak di belakang Dodit. "Bentar doang gue cuman mau say hai sama cowok belok. Hehehe." Dina tertawa mengejek ke arah Dodit.
1027.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 971 kali sebagai sini duduk
Baca
+Pustaka
I'm Okay(ST Seven)

I'm Okay(ST Seven)

Energi Lo banyak Sin. Sina mengatur napasnya. Di belakang Farel dan Didi masih setia membuntuti Sina sampai ke kelasnya. Saat Sina duduk Farel ikut duduk di atas meja. Ia mengarahkan sepatunya di depan wajah Sina. "Sepatu lo gak sopan!" "Sepatu gue minta dicium tuh." Kalimat tadi membuat Sina makin jengkel.
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai sini duduk
Baca
+Pustaka
Sebatas Pernikahan Bisnis

Sebatas Pernikahan Bisnis

goda Sinta. “Benarkah? Kau ini sungguh berlebihan!” Anjani beranjak dari duduk—kakinya bergerak menjelajahi ruangan disana. Banyak orang bilang bahwa ketika hamil tak boleh banyak duduk. Tapi aktifitas Anjani saat ini justru membuat Sinta sedikit khawatir. “Kau tidak boleh terlalu lelah—” “Tidak—aku hanya bosan duduk.”
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 861 kali sebagai sini duduk
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Sempurna

Istri yang Tak Sempurna

Lagi, Seno menjawab. Dan ini bukan masalah sebetulnya untuk Alan yang langsung duduk. Hanya satu orang yang tetap berdiri. "Maaf, ya. Temanku ini tidak biasa duduk di lantai, karena dia memang bukan orang Indonesia. Besarnya di luar negeri dan duduk di lantai begini pasti akan membuat kakinya sakit.” "Tak perlu dijelaskan begitu. Aku masih bisa duduk seperti itu." Yang disindir sungguh tak suka dan sudah menyeletuk begitu.
966.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai sini duduk
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Ri Chi Rich
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
Baca Semua Ulasan
Kesempatan kedua membalas dendam kepada suami dan mertua

Kesempatan kedua membalas dendam kepada suami dan mertua

gumam Sania dengan wajah penuh penyesalan. Ia membolak-balikkan badannya karena mata nya benar-benar tidak mau terpejam sama sekali. Ia lalu duduk di atas ranjang nya dan melihat di sekelilingnya nya yang tampak gelap hanya di terangi lampu yang temaram. Sania duduk di pinggir sel sembari menghitung apa yang ada di kepalanya agar rasa kantuknya datang kembali sehingga ia tanpa sadar tertidur di samping pintu selnya dengan lesehan di lantai.
8.752.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai sini duduk
Baca
+Pustaka
Pacarku CEO yang Posesif

Pacarku CEO yang Posesif

Ia lalu dipanggil Dewi. "Sini, Sin," ucapnya menepuk sebelah kirinya, mengajaknya duduk ditengah-tengah lelaki itu. Sinta bergidik ngeri. "Ayo dong, Cantik. Sini om pangku aja deh kalo nggak mau duduk," kata om-om yang duduk di pinggir bagian kanan. Dia sendiri yang belum mendapat pasangan, Sinta ragu ia ketakutan.
1012.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai sini duduk
Baca
+Pustaka
Serpihan Hati

Serpihan Hati

Dan duduk di samping meja mereka. "Aku apa Ais? Kebiasaan kalau ngomong suka di gantung!" Shinta menatap temannya yang sibuk melihat ke arah lain, tepatnya berada di belakangnya. "Kamu lihat apa Ais?"
1014.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai sini duduk
Baca
+Pustaka
SAHABAT DAN  KISAH CINTAKU

SAHABAT DAN KISAH CINTAKU

"Hai aku Sintia, Sintia Budiyanti." Aku dan Vina bercakap -cakap, tampaknya dia cukup dominan, cerewet dan seru orangnya, dia tampak tidak canggung mengobrol denganku walau baru kenal, dan dari kejauhan tampak Fitri, Nita dan Chandra yang baru datang dan memilih tempat duduk, kami hanya saling melempar senyum dan bermain mata saja, anggap -anggap latihan mencari teman baru di kelas dan sekolah. Biarkanlah hari ini kami beradaptasi dan mencari teman baru dulu masing -masing.
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai sini duduk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status