Mencari Cinta Sejati
Bangunan sederhana itu berdiri kokoh, dengan cat putih yang sudah mulai mengelupas, namun terasa hangat menyambut siapa saja.
Di dalamnya, Ambar menemukan sebuah ruangan khusus: rak-rak berisi buku-buku gratis—mulai dari dongeng rakyat, sastra klasik, hingga filsafat. Ia menyentuh sampul-sampul buku itu, seakan menyentuh lembaran-lembaran hidup yang baru.
Untuk pertama kalinya, Ambar duduk di bangku kayu sederhana, membuka sebuah buku filsafat, lalu menundukkan kepala.
ตอนยอดนิยม