Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Mencintaimu Dua Kali

Aku Mencintaimu Dua Kali

Namun, kenyataannya jauh lebih ramai daripada yang ia bayangkan. Orang-orang datang berbondong-bondong. Anak-anak berlarian sambil tertawa, pasangan berjalan bergandengan tangan, sementara beberapa keluarga sibuk mengabadikan momen di depan wahana-wahana besar yang menjulang tinggi. Minari berdiri diam di depan gerbang. Entah kenapa ia merasa sedikit canggung. Ia datang seorang diri. Padahal hampir semua orang datang bersama seseorang.
9.61.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai situasi crowded
Baca
+Pustaka
I LOVE ME

I LOVE ME

Dan kembali berfokus memasuki aula casino yang super luas itu. Kalau tadi Dev dan Pak Marco melihat banyak orang di sepanjang perjalanan ke casino, kini saat di dalam mereka melihat ramai pula orang disana sudah seperti buih dalam lautan. Penuh dan sangat sesak. "Semua orang-orang di pulau seperti bermuara disini. Benar-benar tempat yang laris manis!" keluh Dev yang masih berusaha menyibak kerumunan itu. "Kita berpencar saja disini. Kamu ke sayap kanan, saya ke kiri. Titik temu kita di pintu masuk ruang utama."
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai situasi crowded
Baca
+Pustaka
MY BIONIC GIRL

MY BIONIC GIRL

cetusnya sambil kemudian beranjak pergi. Casdi yang mulanya terkekeh kini tertawa terbahak-bahak. Tak terbersit setitikpun dalam benak pria sederhana itu bahwa orang yang baru ia temui serius dengan ucapannya. Sangat serius. * Tropicana Dome malam itu sesak dipenuhi pengunjung. Sebagai mall terbaru di ibukota dan karena saat itu masih awal bulan, begitu banyak orang berkunjung. Hipermarket skala raksasa yang ada nampak sesak oleh lautan manusia yang seolah hendak menghabiskan gajinya sekaligus malam itu.
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai situasi crowded
Baca
+Pustaka
Dosen Dingin Itu, Suami Rahasiaku

Dosen Dingin Itu, Suami Rahasiaku

Namun begitu melewati pintu, Lyra langsung menyadari bahwa keputusannya tak sepenuhnya tepat. Di dalam gedung, suasananya jauh lebih ramai dari yang Lyra bayangkan. Orang-orang memenuhi hampir setiap sudut ruangan, membuat langkah terasa sempit dan ruang gerak terbatas. Antrean mengular panjang, sementara map-map tebal dijepit erat di dada para peserta, seolah menjadi satu-satunya penopang di tengah ketegangan.
1057.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai situasi crowded
Baca
+Pustaka
Jebakan Manis

Jebakan Manis

Saat ini adalah puncak jam sibuk sore hari, bagian dalam gerbong sudah penuh sesak oleh lautan manusia. Begitu masuk, aku langsung dikepung oleh lautan manusia dari segala sisi. Kakiku bahkan tidak perlu tenaga untuk berdiri tegak karena terimpit di antara mereka. Yang membuatku semakin bergairah adalah orang-orang di sekelilingku semuanya laki-laki. Aroma parfum pria bercampur dengan sabun dan keringat menyeruak masuk ke indra penciumanku.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai situasi crowded
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Kayana

Mengejar Cinta Kayana

jawab Abil. Keduanya pun sampai di lobby gedung sebelah. Suasana ramai dan banyak mobil berlalu lalang membuat mereka sedikit bingung. Bahkan, jalan menuju lantai bawah gedung juga ikut ramai. “Kok ramai?” bisik Kayana. “Sepertinya ada acara.” Abel ikut berbisik. “Jalan pelan-pelan.”
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai situasi crowded
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

Berusaha tak menyentuh tubuhnya. Maafkan aku ya Rabb, jika aku tak bisa menghindar keadaan ini. Semoga dalam keadaan darurat ini diperbolehkan. “Macet, Pak. Gimana ini, ya?” tanya Ferdi. “Kamu nggak bisa belok gang di kiri depan itu, Fer,” jawab Mas Hangga. “Khawatirnya ada tenda orang hajatan, Pak. Di gang itu sepertinya ada kenalan yang sedang nikahan, Pak.”
9.379.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai situasi crowded
Baca
+Pustaka
Choose Me!!

Choose Me!!

Haruskah ia juga menyerah? *** "Ya ampun, rame banget. Kita nggak bisa ke mana-mana kalau begini, Yan," kata Kala kaget. Ia tahu kalau sekarang akhir pekan dan di akhir pekan taman hiburan akan lebih ramai dari hari biasa. Tapi, Kala sama sekali tidak memprediksi kalau ramainya tak ubahnya seramai orang-orang antri daging kurban atau sembako murah. Ini mah terlalu berdesak-desakan sampai-sampai Kala menyesali usulannya sendiri.
85.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai situasi crowded
Baca
+Pustaka
Penguasa Kultivasi Beladiri Tertinggi

Penguasa Kultivasi Beladiri Tertinggi

Suasana berubah memancarkan aura yang mencekam. Di kota Xianglan, suasana semakin kacau saat penduduk panik dan berusaha untuk meninggalkan kota secepat mungkin. Jalanan menjadi padat oleh kerumunan yang saling mendorong dan berdesakan di gerbang utama. Beberapa dari mereka terjatuh dan terinjak-injak dalam kekacauan itu, menyebabkan tangis dan jeritan terdengar di sepanjang jalan.
9.6185.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai situasi crowded
Baca
+Pustaka
Nyonya Elyse, Yang Mulia Kaisar Menginginkanmu!

Nyonya Elyse, Yang Mulia Kaisar Menginginkanmu!

Elyse mengikuti arah yang ia tunjuk. Kerumunan itu terlihat lebih padat dari yang ia bayangkan. Orang-orang berdiri rapat, bahu saling bersentuhan, seolah takut kehilangan tempat. Suara mereka bercampur angka-angka yang disebutkan, tawa yang tidak bersih, dan nada serakah yang tidak berusaha disembunyikan. Elyse berhenti. Matanya menyempit sedikit, mencoba melihat lebih jelas dari celah di antara kerumunan itu.
9.886.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai situasi crowded
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status